Malang, SERU.co.id – Proses perbaikan Jalan Gondanglegi-Balekambang hingga awal April 2026 ini sudah rampung hingga 60 persen. Proyek perbaikan jalan dengan panjang mencapai 30,485 kilometer itu ditargetkan rampung pada Desember tahun ini.
Kepala Dinas Pekerjaan Umum Bina Marga (DPUBM) Kabupaten Malang Khairul Isnaidi Kusuma menjelaskan, hingga kini penggarapan proyek jalan nasional tersebut kurang 40 persen dari target.
“Perbaikan jalan Gondanglegi-Balekambang sudah mencapai 60 persen. Itu saat ini sampai di dekat lahan Sekolah Rakyat atau Jembatan Pelangi jalannya sudah bagus,” seru Oong, sapaan akrabnya.
Dirinya menuturkan, panjang jalan yang diperbaiki tersebut mencapai 30,485 kilometer. Dimana total tersebut terbagi menjadi dua trase yakni Lot 16A dengan panjang 16 kilometer menelan anggaran sebanyak Rp167 miliar. Sedangkan Lot 16B sepanjang 14,485 kilometer, anggaran Rp172 miliar.
Dirinya mengaku, ke depan pihaknya akan melakukan usulan pengadaan tambahan Penerangan Jalan Umum (PJU) solar cell ke Kementerian Pekerjaan Umum RI. Dengan harapan fasilitas tersebut bisa memberikan keamanan dan kenyamanan untuk para pengguna jalan yang melintas. Sepanjang jalan tersebut kurang lebih akan dipasang sebanyak 600-650 unit PJU.
“Saya lihat untuk jarak antar PJU itu minimal 50 meter, jadi memang agak dekat. Kalau kita mainnya di angka 100 meter karena ngirit (anggaran). Untuk jalan yang sudah diaspal dan digali drainasenya itu sudah dipasang PJU solar cell semua. Sehingga tidak membebani biaya energi, karena ramah energi,” ungkapanya.
Oong, panggilan akrab Khairul menjelaskan, karena struktur lahan untuk jalan di kawasan Desa Srigonco, Kecamatan Bantur yang mengarah ke simpang Balekambang cukup ekstrem, proses perbaikan yang kini tengah dilakukan harus garap dengan tenaga ekstra.
“Itu dari Srigonco mengarah ke Balekambang itu memang alamnya terlalu ekstrem. Jadi harus dikepras dan dilakukan timbunan,”tuturnya. (wul/ono)









