GM FKPPI Siap Kawal Program Pemerintah Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih

GM FKPPI Siap Kawal Program Pemerintah Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih
Ketua PD XIII GM FKPPI, Ir. Agoes Soerjanto MT, siap kawal program Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih. (ist)

Pasuruan, SERU.co.id – Generasi Muda Forum Komunikasi Putra Putri Purnawirawan dan Putra Putri TNI-Polri (GM FKPPI) siap mengawal Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP). Sebagai anak ideologis TNI-Polri, GM FKPPI siap mendukung dan mengawal seluruh program pemerintah, termasuk program KDKMP.

Pernyataan tersebut disampaikan merespons beredarnya video viral di media sosial yang memperlihatkan sejumlah kader GM FKPPI mendatangi lokasi proyek KDKMP di Pasuruan. Ketua PD XIII GM FKPPI, Ir. Agoes Soerjanto MT menyampaikan, permohonan maaf atas kegaduhan yang timbul akibat video tersebut.

Bacaan Lainnya

“Kami sampaikan permohonan maaf kepada masyarakat. Sama sekali tidak ada maksud menghambat pembangunan KDKMP,” seru Agoes Soer, sapaan akrabnya kepada SERU.co.id. Kamis (9/4/2026).

Ia menjelaskan, kedatangan kader GM FKPPI ke proyek KDKMP bertujuan memastikan pelaksana pembangunan bersikap profesional dan bekerja sesuai spesifikasi teknis. Langkah itu diambil setelah pihaknya menerima aduan masyarakat yang menyebut pembangunan KDKMP di Pasuruan diduga tidak sesuai spesifikasi.

“Kalau tidak sesuai spek, kami khawatir akan membahayakan masyarakat pengguna nantinya. Ini sesuai arahan Presiden Prabowo Subianto, agar semua pembangunan berjalan semestinya dan transparan” tegasnya.

GM FKPPI menegaskan, dukungannya terhadap program Koperasi Merah Putih sebagai upaya memperkuat ekonomi kerakyatan. Sebagai anak ideologis TNI-Polri, GM FKPPI menyatakan, siap bersinergi dengan pemerintah mengawal program tersebut, agar tepat sasaran dan tepat mutu.

“Kami mendukung penuh program pemerintah. Fungsi kami adalah mengawal, bukan menghalangi. Jika ada indikasi penyimpangan, sudah menjadi kewajiban moral kami untuk menyuarakan demi kepentingan masyarakat,” tambahnya.

Senada, Ketua PC GM FKPPI Pasuruan, Ayik Suhaja menambahkan, pihaknya memang sengaja mendatangi salah satu proyek KDKMP di Pasuruan. Langkah tersebut dilakukan usai mendapat aduan dari masyarakat.

“Di lokasi, kami menemukan pelaksana proyek yang terkesan tidak profesional. Sebagai contoh, teknik pengecoran lantai dilakukan secara manual tanpa memakai mesin molen. Pelaksana proyek berdalih jika menggunakan molen, maka pihaknya tidak mendapat untung,” ucap Ayik.

Menurutnya, praktek seperti ini sangat disayangkan, lantaran menunjukkan buruknya kinerja pelaksana.

“Kami tidak ingin bangunan KMP rusak sebelum waktunya. Sebab sudah ada contoh bangunan yang rusak sebelum diresmikan” tegasnya.

Pasca kejadian tersebut, PC GM FKPPI Pasuruan telah bertemu dengan Dandim 0819 Pasuruan Letkol. Inf. Boga Bramiko MHan. Dan telah disepakati, agar memberikan kritik dan saran yang membangun.

“Meski demikian, kami akan patuh terhadap para pembina, yaitu TNI – Polri untuk ikut mengawal dan mensukseskan program pemerintah termasuk KMP,” tandasnya. (*/rhd)

 

disclaimer

Pos terkait

iklan lowongan marketing seru.co.id