Kenaikan Harga Komoditas Pangan Ramadan dan Idul Fitri 2026 Dorong Inflasi Kota Malang 0,34 Persen

Kenaikan Harga Komoditas Pangan Ramadan dan Idul Fitri 2026 Dorong Inflasi Kota Malang 0,34 Persen
Ilustrasi kenaikan harga komoditas pangan selama Ramadan dan Idul Fitri 2026. (AI Generated)

Malang, SERU.co.id – Kenaikan harga komoditas pangan selama Ramadan dan Idul Fitri 2026 mendorong Inflasi Kota Malang sebesar 0,34 (mtm). Berdasarkan rilis Badan Pusat Statistik (BPS), Indeks Harga Konsumen (IHK) Kota Malang ini lebih rendah dibandingkan bulan sebelumnya Februari 2026 sebesar 0,74 persen (mtm).

Kepala Kantor Perwakilan BI (KPwBI) Malang, Indra Kuspriyadi menyampaikan, dengan capaian tersebut, Kota Malang mengalami inflasi tahunan sebesar 3,75 persen (yoy). Berada di bawah inflasi tahunan Jawa Timur sebesar 3,79 persen (yoy), namun masih berada di atas inflasi tahunan Nasional sebesar 3,48 persen (yoy).

Bacaan Lainnya

“Inflasi IHK selama Ramadan dan Idulfitri atau Maret 2026, didorong oleh peningkatan harga kelompok Makanan, Minuman, dan Tembakau dengan andil inflasi sebesar 0,30 persen (mtm),” seru Indra, sapaan akrabnya, dalam keterangan resminya kepada SERU.co.id.

Berdasarkan penyebabnya, inflasi Kota Malang terutama didorong oleh kenaikan harga komoditas:

• daging ayam ras, dengan andil sebesar 0,06 persen (mtm),
• bensin, dengan andil sebesar 0,05 persen (mtm),
• minyak goreng, dengan andil sebesar 0,03 persen (mtm),
• cabai merah, dengan andil sebesar 0,02 persen (mtm),
• jeruk, dengan andil sebesar 0,06 persen (mtm).

“Kenaikan harga komoditas pangan (daging ayam ras, minyak goreng, cabai merah, dan jeruk) terjadi akibat meningkatnya permintaan masyarakat selama Ramadhan dan Idul Fitri 2026. Di tengah terbatasnya pasokan akibat kendala cuaca khususnya pada komoditas cabai,” terang Indra.

Sementara itu, kenaikan harga bensin terjadi seiring penyesuaian harga BBM nonsubsidi (Pertamax dan Pertamax Turbo) per 1 Maret 2026. Seiring dengan koreksi atas harga minyak global.

Inflasi lebih tinggi di Kota Malang tertahan oleh beberapa komoditas yang mencatatkan deflasi, di antaranya:

• emas perhiasan, dengan andil sebesar -0,09 persen (mtm),
• angkutan udara, dengan andil sebesar -0,01 persen (mtm),
• bawang putih, dengan andil sebesar -0,01 persen (mtm),
• kangkung, dengan andil sebesar -0,01 persen (mtm),
• sawi hijau. dengan andil sebesar 0,00 persen (mtm),

Penurunan harga emas didorong oleh perilaku masyarakat pasca lebaran di tengah tekanan likuiditas global yang semakin ketat, seiring meningkatnya ketegangan geopolitik. Penurunan tarif angkutan udara didorong oleh diskon tarif selama masa Idul Fitri 2026 sebagai bentuk stimulus pemerintah.

“Sementara itu, penurunan harga bawang putih, kangkung dan sawi hijau, disebabkan oleh pasokan yang tetap terjaga,” imbuhnya.

Tekanan inflasi Kota Malang pada Maret 2026 masih terjaga sejalan dengan kondisi di tingkat Provinsi Jawa Timur dan Nasional. Hal ini tidak terlepas dari koordinasi solid yang dilakukan TPID melalui sinergi kolaboratif dalam pengendalian inflasi, antara lain:

1. Pelaksanaan GPM Kota Malang pada 23 Februari-17 Maret 2026 di 34 titik lokasi
2. Pelaksanaan sidak pasar bersama Anggota Komisi XI DPR RI dan TPID Kota Malang pada 3 Maret 2026 untuk memantau perkembangan harga bahan pangan pokok.
3. Pemantauan ke produsen cabai dan telur ayam di Kota Malang bersama Anggota Komisi XI DPR RI dan TPID Kota Malang pada 4 Maret 2026 untuk mengecek ketersediaan stok.
4. Pelaksanaan HLM TPID Kota Malang pada 4 Maret 2026.
5. Pembuatan Iklan Layanan Masyarakat (ILM) Belanja Bijak di Bulan Ramadan bersama TPID Kota Malang.

“Sinergi kebijakan antara Pemerintah Pusat dan Daerah dengan Bank Indonesia akan terus dilanjutkan melalui Gerakan Nasional Pengendalian Inflasi Pangan (GNPIP). Serta penguatan program 4K (Keterjangkauan harga, Ketersediaan pasokan, Kelancaran distribusi serta Komunikasi efektif). Sebagai upaya menjaga level inflasi ke depan berada dalam rentang sasaran 2,5 ± 1 persen (yoy),” tandasnya. (rhd)

 

disclaimer

Pos terkait

iklan lowongan marketing seru.co.id