Malang, SERU.co.id – PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 8 Surabaya memproyeksikan akan melayani 5.310 penumpang Malang Raya pada hari kedua masa Angkutan Lebaran 2026. Jumlah tersebut terdiri dari 3.285 penumpang naik dan 2.025 penumpang turun di sejumlah stasiun di wilayah Malang Raya. Diskon tiket 30 persen masih berlaku dalam jumlah terbatas.
Manager Humas KAI Daop 8 Surabaya, Mahendro Trang Bawono mengatakan, sejak awal masa Angkutan Lebaran, mobilitas masyarakat pengguna moda transportasi kereta api menunjukkan peningkatan.
“Pada hari kedua masa Angkutan Lebaran 2026, KAI Daop 8 Surabaya memproyeksikan akan melayani sekitar 5.310 pelanggan di wilayah Malang Raya. Jumlah ini masih bersifat dinamis dan diperkirakan akan terus bertambah hingga malam hari. Seiring dengan keberangkatan kereta api yang masih berlangsung,” seru Mahendro.
Hingga 12 Maret 2026, penjualan tiket kereta api jarak jauh dari wilayah Malang tercatat telah mencapai 61.254 tiket. Atau sekitar 45 persen dari total kapasitas 136.045 tempat duduk yang disediakan untuk periode keberangkatan 11 Maret hingga 1 April 2026.
Dari data pemesanan tersebut, Stasiun Malang menjadi stasiun dengan jumlah pemesanan tertinggi dengan 51.059 tiket. Selanjutnya disusul Stasiun Kepanjen sebanyak 4.608 tiket, Stasiun Malang Kota Lama sebanyak 3.545 tiket. Serta Stasiun Lawang dan Stasiun Sumberpucung yang secara total mencatat 2.042 tiket.
KAI Hadirkan Diskon Tiket 30 Persen
Mendukung mobilitas masyarakat pada masa Lebaran, pemerintah menghadirkan program diskon tiket sebesar 30 persen. Berlaku untuk kereta api kelas ekonomi komersial pada periode 14 hingga 29 Maret 2026.
“Di wilayah Malang Raya, tersedia 46.848 tiket diskon, dan hingga saat ini 31.663 tiket atau sekitar 67 persen telah terjual. Dengan demikian, masih terdapat 15.185 tiket diskon yang dapat dimanfaatkan masyarakat,” terangnya.
Mahendro menjelaskan, program ini diharapkan dapat memberikan alternatif perjalanan lebih terjangkau bagi masyarakat yang ingin mudik menggunakan kereta api.
“Program diskon ini menjadi kesempatan bagi masyarakat untuk memperoleh tiket kereta api dengan harga yang lebih ekonomis. Sekaligus tetap menikmati layanan transportasi yang aman, nyaman dan tepat waktu,” jelasnya.
Diperkirakan Puncak Arus Mudik 17-19 Maret 2026
Berdasarkan data penjualan sementara, 17 hingga 19 Maret 2026 diperkirakan akan menjadi periode puncak arus mudik di wilayah Daop 8 Surabaya, termasuk di wilayah Malang Raya.
Untuk mengakomodasi tingginya kebutuhan perjalanan masyarakat selama masa Angkutan Lebaran 2026. Stasiun Malang mengoperasikan 13 perjalanan kereta api jarak jauh setiap hari, terdiri 11 perjalanan KA reguler dan 2 perjalanan KA tambahan.
Versi Bahasa Inggris
KAI Daop 8 Surabaya mengimbau masyarakat yang berencana melakukan perjalanan mudik dengan kereta api untuk segera melakukan pemesanan tiket melalui kanal penjualan resmi KAI.
“Kami mengimbau masyarakat yang akan mudik menggunakan kereta api untuk segera melakukan pemesanan tiket melalui kanal resmi KAI. Apabila tanggal keberangkatan yang diinginkan sudah mendekati penuh, pelanggan dapat mempertimbangkan alternatif tanggal perjalanan. Atau memanfaatkan skema perjalanan lanjutan atau connecting train, agar tetap memperoleh pilihan perjalanan yang lebih fleksibel,” tandasnya. (rhd)









