Malang, SERU.co.id – Bank Indonesia (BI) Malang menggelar Festival Ramadan memeriahkan Bulan Ramadan dan Bulan Pembiayaan 2026. Beragam kegiatan menarik digelar mulai tabligh akbar hingga pemberdayaan dan Bazar UMKM, di Ponpes Albina, Karangploso, Kabupaten Malang, Senin (9/3/2026) sore.
Kepala Kantor Perwakilan BI (KPwBI) Malang, Indra Kuspriyadi menyampaikan, Festival Ramadan terselenggara atas kolaborasi BI Malang, PPPA Daarul Quran dan Yayasan Albina. Dalam acara tersebut menjadi wadah bertemunya pembeli, pelaku UMKM hingga perbankan sebagai penyedia pembiayaan.
“Dengan diselenggarakannya berbagai kegiatan positif ini bertujuan membuka akses pembiayaan bagi UMKM melalui perbankan. Dimana peran Bank Indonesia sebagai fasilitator yang mempertemukan pelaku usaha dengan lembaga keuangan,” seru Indra.
Festival Ramadhan diisi Business Matching Perbankan bersama UMKM; Literasi Ekonomi Syariah, Cinta Bangga Paham (CBP) Rupiah dan QRIS; Tabligh Akbar bersama Syekh. Serta Bazar UMKM yang menampilkan produk UMKM binaan Bank Indonesia Malang dan binaan PPPA Daarul Qur’an Malang.
Selain itu, diselenggarakan Lomba Musabaqah Hifdzil Qur’an (MHQ) Kategori 17-23 Tahun, MHQ Juz 30 Kategori 6-12 Tahun dan Lomba Adzan untuk usia 7-12 Tahun
“Selain Business Matching, literasi ekonomi syariah, CBP dan pembayaran digital QRIS. Bank Indonesia menggandeng perbankan agar dapat memberdayakan UMKM melalui program pembiayaan,” imbuhnya.
Dalam kegiatan tersebut, sekitar 10-11 UMKM dipertemukan dengan dua bank yang siap memberikan akses pembiayaan. Yakni Bank Syariah Indonesia (BSI) dan Bank Negara Indonesia (BNI).
Melalui Festival Ramadan ini, selain memeriahkan Ramadan serta peningkatan keimanan melalui Tabligh Akbar, lomba MHQ dan lomba adzan. Dapat menambah literasi ekonomi syariah bagi semua lapisan masyarakat, baik para santri, ustadz ustadzah dan masyarakat umum sekitar Ponpes. Serta menerapkan prinsip Islam dalam perilaku ekonomi, halal value chain dan pengelolaan keuangan syariah
“Tidak hanya UMKM, kita juga ada literasi untuk teman-teman pondok pesantren, serta masyarakat umum,” ucap Indra.
Ia menyebut, jika pengembangan UMKM juga dilakukan berkolaborasi bersama dinas terkait (Disperindag Kabupaten Malang) yang membidangi UMKM. Sehingga harapannya, penguatan ekonomi melalui UMKM akan semakin kuat.
“Tidak hanya BI dan perbankan saja yang bekerja untuk pengembangan UMKM, tapi Disperindag juga terlibat untuk UMKM. Kami menjaring UMKM binaan Disperindag yang potensial untuk kita tingkatkan lagi dan naik kelas,” terangnya.
Sementara itu, pengasuh PPPA Daarul Qur’an Malang, Nikmatul Hikmah mengatakan, pihaknya sangat senang dengan Festival Ramadan bersama BI Malang ini. Nikmatul mengaku, memberi wadah pelaku UMKM di sekitar pondok pesantren dengan menjajakan produknya dan bertemu perbankan. Dengan kegiatan ini, diharapkan bisa memberi wawasan terkait ekonomi untuk para santri dan masyarakat sekitar yang turut hadir.
“Kita hadirkan 8 UMKM dari sini dan para undangan diberi voucher berbentuk QRIS untuk belanja di masing-masing UMKM. Kami berharap, kegiatan ini menjadi perputaran ekonomi UMKM terlibat semakin berkembang. Serta pemanfaatan QRIS sebagai alat pembayaran digital yang sah semakin merata,” ungkap Nikmatul.
Sebagai informasi, Tabligh Akbar menghadirkan Syekh Said Alramawi, Imam Masjid Al Qa’qa Gaza Palestina dan hafiz Alquran internasional. Dilanjutkan memberikan santunan kepada anak-anak yatim piatu dan bantuan untuk masyarakat sekitar. (wul/rhd)









