Permintaan Keripik Sayur Asal Kota Batu Melonjak, Jadi Alternatif Menu Makan Bergizi Gratis Saat Ramadan

Permintaan Keripik Sayur Asal Kota Batu Melonjak, Jadi Alternatif Menu Makan Bergizi Gratis Saat Ramadan
Pengusaha aneka keripik buah dan sayur di Kota Batu, Abdullah Dzikri.(ist)

Batu, SERU.co.id – Memasuki periode menjelang Bulan Suci Ramadan, para pengusaha keripik buah dan sayur di Kota Batu mulai kebanjiran pesanan. Salah satunya adalah Abdullah Dzikri, perajin keripik lokal yang mencatatkan peningkatan permintaan signifikan dari berbagai penjuru tanah air.

​Meski permintaan pasar meroket, Dzikri mengaku kapasitas produksinya saat ini masih berada dalam level stabil. Fenomena ini menunjukkan potensi besar industri kreatif subsektor kuliner di Kota Batu yang terus berkembang. ​Peningkatan pesanan tidak hanya datang dari wilayah Jawa Timur, namun telah merambah hingga ke luar pulau.

Bacaan Lainnya

“Pengiriman terjauh saat ini mencapai Kendari, Sulawesi Tenggara, hingga Medan, Sumatera Utara. Permintaan aneka keripik sayur dan buah mulai meningkat, namun produksi kami masih stabil di angka biasanya,” seru Abdullah Dzikri saat memberikan keterangan kepada media SERU.

​Hal yang unik pada musim kali ini adalah masuknya keripik sayur ke dalam program pemerintah, yakni Makan Bergizi Gratis (MBG). Keripik sayur kini dilirik sebagai alternatif pengganti sayur segar atau nasi dalam paket makanan tersebut. ​Alasan utamanya berkaitan dengan fleksibilitas konsumsi selama bulan puasa.

“Menu MBG ini tidak bisa langsung disantap di tempat saat siang hari karena siswa puasa. Biasanya ini nanti bisa dibawa pulang oleh para penerima MBG,” imbuhnya.

Versi Bahasa Inggris

​Zikri menyebutkan, keunggulan keripik sayur dalam program MBG adalah karena ketahanan Produknya. Keripik memiliki masa simpan yang lebih lama dibandingkan sayur olahan basah yang mudah basi, serta ​praktis. Melalui proses vacuum frying (penggorengan vakum), kandungan nutrisi dalam sayur tetap terjaga sehingga tetap memenuhi kriteria gizi yang dibutuhkan.
​
Dirinya berharap stabilitas pasokan bahan baku dari petani lokal dapat terjaga agar mereka bisa memenuhi seluruh permintaan pasar yang terus meluas. ​Dengan tren positif ini, keripik sayur Batu tidak lagi hanya sekadar oleh-oleh khas daerah, melainkan telah bertransformasi menjadi produk pangan fungsional yang mendukung program penguatan gizi nasional. (dik/mzm)

disclaimer

Pos terkait

iklan lowongan marketing seru.co.id