Kapolres Batu: Operasi Pekat Semeru 2026 Harus Beri Efek Nyata, Bukan Sekadar Rutinitas!

Kapolres Batu: Operasi Pekat Semeru 2026 Harus Beri Efek Nyata, Bukan Sekadar Rutinitas!
Kapolres Batu saat memimpin Lat Pra Ops di Rupatama Polres Batu. (Dok. Sie Humas)

​Batu, SERU.co.idKapolres Batu, AKBP Dr. Aris Purwanto, SH, SIK, SH memberikan instruksi kepada seluruh jajarannya menjelang dimulainya Operasi Pekat Semeru 2026. Ia menegaskan bahwa operasi ini tidak boleh hanya menjadi agenda formalitas atau kegiatan rutin kepolisian sehari-hari.

​“Operasi ini harus memiliki dinamika kegiatan yang terlihat jelas dan getarannya harus benar-benar dirasakan oleh masyarakat. Jangan sampai pelaksanaannya terkesan sama dengan kegiatan rutin biasa,” seru AKBP Aris Purwanto saat memimpin Latihan Pra Operasi (Lat Pra Ops) di Rupatama Polres Batu, Selasa (24/02/2026).

Bacaan Lainnya

​Pernyataan tegas tersebut menjadi alarm bagi para pelaku tindak kriminalitas dan penyimpangan sosial di wilayah hukum Kota Batu. Kapolres menginstruksikan agar seluruh bentuk penyakit masyarakat ditekan secara signifikan. Guna menjamin situasi Keamanan dan Ketertiban Masyarakat (Kamtibmas) tetap kondusif.

“Operasi Pekat ini merupakan langkah strategis Cipta Kondisi sebelum memasuki Operasi Ketupat Semeru 2026 (pengamanan Idul Fitri),” ungkap AKBP Aris sapaannya.

Kapolres Aris meminta, setiap satuan tugas (satgas) agar bekerja secara terintegrasi dan mengedepankan profesionalisme. Setiap tindakan represif yang dilakukan harus terukur dan sesuai dengan SOP.

“Laksanakan tugas dengan penuh totalitas, profesional, humanis, dan jadikan tugas ini sebagai bagian dari ibadah,” tutur Kapolres Batu

​Menutup arahannya, AKBP Aris Purwanto mengingatkan pentingnya kedisiplinan administrasi dan ketepatan waktu dalam pelaporan kepada satuan atas. Dengan persiapan matang melalui Lat Pra Ops ini, Polres Batu berkomitmen penuh untuk membersihkan “penyakit masyarakat”. Demi kenyamanan bersama menjelang hari raya Idul Fitri.

“Dukungan masyarakat sangat diharapkan dalam operasi ini, mengingat tujuannya adalah menciptakan ruang publik yang aman dan nyaman bagi seluruh warga Kota Batu,” tutupnya.

​Operasi Pekat Semeru 2026 dijadwalkan berlangsung selama 12 hari, mulai dari 25 Februari hingga 8 Maret 2026. Operasi ini menyasar berbagai penyakit masyarakat yang meresahkan, di antaranya pengawasan ketat terhadap penggunaan handak dan mercon.
​Penindakan tegas terhadap aksi premanisme, pemberantasan peredaran minuman keras ilegal maupun oplosan dan penertiban prostitusi, pornografi, hingga perjudian. (dik/ono)

 

disclaimer

Pos terkait

iklan lowongan marketing seru.co.id