Cara Musisi Lokal Kota Batu Peduli Sesama Lewat “Spirit of Ramadhan ke-15”

Cara Musisi Lokal Kota Batu Peduli Sesama Lewat "Spirit of Ramadhan ke-15"
Dokumentasi anggota Batu Total Independen membagikan Takjil pada warga yang sedang berkendaraan. (Dok. BTI)

Batu, SERU.co.id – Bulan Suci Ramadan selalu menjadi momentum spesial bagi berbagai lapisan masyarakat untuk berlomba-lomba dalam kebaikan. Tak terkecuali bagi para pegiat seni yang tergabung dalam Batu Total Indiependent (BTI), melalui agenda tahunannya bertajuk “Spirit Of Ramadhan ke-15”.

Ketua Batu Total Independen, Ilham Adilia mengatakan, BTI yang merupakan komunitas musik indie kebanggaan Kota Batu ini kembali turun ke jalan untuk berbagi kebahagiaan dengan sesama. ​Kegiatan yang telah berjalan selama satu dekade lebih ini menjadi bukti soal kepedulian sosial dan semangat independen selain karya musik. ​

Bacaan Lainnya

Acara inti dari kegiatan ini adalah pembagian takjil gratis kepada masyarakat umum, pengguna jalan, dan mereka yang membutuhkan.

Jadwal kegiatan Spirit Of Ramadhan #15 tahun 2026. (dok. pribadi)
Jadwal kegiatan Spirit Of Ramadhan #15 tahun 2026. (dok. pribadi)

​“Spirit Of Ramadhan bukan sekadar agenda tahunan, tetapi menjadi momentum mempererat tali silaturahmi dan memperkuat rasa persaudaraan,” seru Uyak sapaannya.

Uyak menuturkan, ​di tahun ke-15 pelaksanaannya, BTI menunjukkan kematangan organisasi dengan merangkul berbagai elemen. Tidak bergerak sendiri, mereka melibatkan seluruh anggota komunitas, donatur, hingga lintas organisasi. Tujuannya adalah untuk menciptakan dampak positif yang lebih luas bagi lingkungan sekitar Kota Batu.

​”​Yang membedakan aksi sosial BTI dengan kegiatan lainnya adalah sentuhan khas musisi yang dimeriahkan oleh penampilan dari band-band indie lokal Kota Batu,” terangnya.

Uyak menambahkan, performa musik ini tidak hanya menghibur masyarakat yang sedang menanti waktu berbuka, tetapi juga menjadi ajang unjuk bakat musisi lokal Kota Batu. Pertunjukan seni ini menciptakan atmosfer yang hangat, mempererat kekompakan internal komunitas. Sekaligus menanamkan nilai empati kepada para anggotanya.

“Diakui, ​konsistensi BTI selama 15 tahun bukanlah hal yang mudah. Semangat berbagi yang diusung semakin terasa kuat dari tahun ke tahun. Ini membuktikan bahwa komunitas musik indie di Kota Batu memiliki akar solidaritas yang kokoh,” imbuhnya.

Uyak juga menambahkan, BTI berharap gerakan ini dapat menginspirasi lebih banyak pihak untuk turut menebar kebaikan. Karena pada akhirnya, Ramadan adalah tentang memperluas makna kepedulian dan kebersamaan. Melampaui sekadar menahan lapar dan dahaga.

“​Setiap bungkus takjil yang dibagikan dan setiap nada yang dimainkan diharapkan menjadi ladang pahala serta membawa keberkahan bagi semua pihak yang terlibat,” pungkasnya. (dik/mzm)

disclaimer

Pos terkait

iklan lowongan marketing seru.co.id