Malang, SERU.co.id – Pertamina Patra Niaga memastikan pasokan BBM dan LPG dalam kondisi aman. Menjelang Imlek dan Ramadhan, pihaknya menambah lebih dari satu juta tabung LPG 3 kilogram di Jatim.
Area Manager Communication, Relations & CSR Jatimbalinus, Ahad Rahedi mengungkapkan, lonjakan kerap terjadi saat hari besar. Termasuk di momen libur panjang, seperti momen ini yang beririsan antara Imlek dengan awal Ramadan 1447 Hijriah.
“Peningkatan konsumsi biasanya terjadi saat hari besar keagamaan dan libur panjang. Terlebih pada periode ini, perayaan Imlek dan persiapan Ramadan berlangsung dalam pekan yang sama,” seru Ahad, Sabtu (14/2/2026).
Menurutnya, LPG menjadi produk yang paling banyak diburu masyarakat untuk kebutuhan memasak dan aktivitas keluarga. Untuk itu, Pertamina menyiapkan penyaluran fakultatif atau tambahan distribusi di luar penyaluran reguler.
“Tambahan penyaluran ini kami lakukan sebagai langkah mitigasi menghadapi kenaikan permintaan, khususnya LPG 3 kilogram. Untuk BBM, kami juga melakukan build up stock sesuai kebutuhan serta pengecekan sarana dan fasilitas SPBU, termasuk aspek Quantity and Quality,” ungkapnya.
Secara rinci, tambahan penyaluran LPG 3 kg di Jawa Timur mencapai 1.096.295 tabung atau lebih dari 68 persen dari rata-rata distribusi harian. Langkah ini diharapkan mampu menjaga stabilitas pasokan selama periode libur 14–17 Februari 2026 sekaligus menjelang bulan puasa.
“Selain memastikan ketersediaan stok, kami juga menyiagakan infrastruktur distribusi, agar penyaluran berjalan lancar. Petugas disiagakan di sejumlah titik untuk memantau kondisi lapangan selama masa siaga,” terangnya.
Meski pasokan dinyatakan aman, masyarakat tetap diimbau untuk tidak melakukan pembelian berlebihan. Ahad meminta warga tidak terpancing isu yang belum tentu kebenarannya dan tetap membeli LPG sesuai kebutuhan.
Ia juga mengingatkan, LPG 3 kg merupakan produk bersubsidi yang diperuntukkan bagi masyarakat kurang mampu. Sedangkan masyarakat mampu didorong menggunakan LPG non-subsidi seperti Brightgas, supaya distribusi subsidi tepat sasaran.
“Untuk informasi lebih lanjut mengenai produk dan layanan, masyarakat dapat menghubungi Pertamina Contact Center di nomor 135,” tandasnya. (bas/rhd)









