Jakarta, SERU.co.id – Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) merilis keterangan terbaru terkait obat sirop yang diduga menjadi pemicu gagal ginjal akut. Kepala BPOM Penny K Lukito menyatakan, produk obat Termorex Sirup ditarik dari daftar produk tercemar Etilen Glikol (EG) dan Dietilen Glikol (DEG).
Keputusan ini dilakukan setelah adanya hasil penelitian dari beberapa sampel produksi yang lain dan dari tempat penyimpanan bahan baku yang berbeda. BPOM juga melakukan analisis dari produk Termorex Sirup dengan waktu produksi yang berbeda.
“Termorex Sirup obat demam yang sebelumnya kami nyatakan tidak aman, setelah kami kembangkan sampling dari batch yang lain, dari lokasi peredaran dan stok tempat sampel berbeda, serta waktu produksi berbeda ternyata produk Termorex Sirup ini aman,” seru Penny, Minggu (23/10/2022).
“Artinya Termorex Sirup batch yang lain aman karena di batch lain tidak melebihi ambang batas,” ujarnya.
Penny menjelaskan, Termorex Sirup yang tercemar hanya pada batch tertentu dengan nomor izin edar DBL7813003537A1, kemasan dus, botol plastik 60 ml. Obat ini diproduksi oleh PT Konimex sebagai obat demam.
Sebelumnya, BPOM merilis lima daftar obat yang dinyatakan tidak aman karena mengandung cemaran EG dan DEG pada Kamis (20/10/2022). Produk Termorex menjadi salah satu diantara lima produk tersebut. (hma/rhd)
Baca juga:
- Dadan Hindayana Cs Tersangka Korupsi MBG, Diduga Intervensi SPPG hingga Markup Triliunan Rupiah
- Pendaki Ilegal Gunung Semeru yang Alami Kecelakaan Berhasil Dievakuasi
- DPRD Optimalkan Pengawasan Kinerja OPD Kabupaten Malang untuk Masyarakat
- Tingkatkan Keamanan, Babinsa Koramil Blimbing Melaksanakan Komsos Bersama Security Hotel Grand Cakra
- Dadan Hindayana Dikabarkan Dijemput Penyidik Setelah Dicopot dan Kantor BGN Digeledah Kejagung









