Malang, SERU.co.id – Wali Kota Malang meninjau langsung pelayanan publik di Mal Pelayanan Publik (MPP) pada hari pertama operasional usai libur Lebaran. Ia memastikan, ratusan pengunjung terlayani dengan baik.
Wali Kota Malang, Dr Ir Wahyu Hidayat MM mengungkapkan, tercatat sebanyak 452 warga telah mengakses layanan di MPP. Jumlah tersebut didominasi oleh layanan Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) serta BPJS Kesehatan.
“Pengunjung hari ini didominasi Disdukcapil dan BPJS Kesehatan. Untuk Disdukcapil, kebanyakan mengurus KTP, baik pembuatan baru maupun pembaruan. Sementara di BPJS, banyak masyarakat yang mengaktifkan kembali kepesertaan,” seru Wahyu, Rabu (25/3/2026).
Ia menjelaskan, sebagian masyarakat memang sudah mengetahui bahwa layanan telah kembali dibuka. Namun, tidak sedikit pula yang datang tanpa informasi tersebut dan baru mengetahui saat tiba di lokasi.
Meski demikian, Wahyu menilai pelayanan di hari pertama berjalan dengan baik. Seluruh organisasi perangkat daerah (OPD) yang tergabung di MPP, termasuk DPMPTSP, disebut sudah siap memberikan layanan.
“Alhamdulillah di hari pertama ini semua sudah siap melayani. Masyarakat juga merasa senang karena antrean tidak terlalu panjang, sehingga pelayanan bisa lebih cepat,” ungkapnya.
Dibandingkan hari normal, jumlah pengunjung pada hari pertama ini masih sekitar separuh. Biasanya, MPP Kota Malang melayani hingga sekitar 1.000 pengunjung per hari.
“Ini masih hari pertama. Jadi kemungkinan belum banyak masyarakat yang mengetahui bahwa pelayanan sudah dibuka kembali,” jelasnya.
Selain meninjau pelayanan di MPP, Wahyu juga melakukan inspeksi mendadak (Sidak) ke sejumlah perangkat daerah lain. Termasuk kecamatan dan kelurahan. Ia ingin memastikan pelayanan publik berjalan optimal di seluruh lini.
Dalam Sidak tersebut, Wahyu didampingi Sekretaris Daerah, BKPSDM, dan Inspektorat untuk mengecek kehadiran aparatur sipil negara (ASN). Hasilnya, seluruh ASN tercatat hadir 100 persen tanpa ada yang mengajukan izin.
“Tidak ada cuti tambahan karena ini merupakan dinas pelayanan. Jadi semua ASN hadir dan siap melayani masyarakat,” tegasnya.
Di sisi lain, ia juga menyoroti kondisi infrastruktur di area MPP, khususnya pada bagian plafon di Disdukcapil yang mengalami kerusakan.
“Perbaikan dianggarkan tahun 2026, itu bagian dari perawatan. Insyaallah tahun ini direalisasikan dan akan kita selesaikan secepatnya,” ujarnya.
Ke depan, Pemkot Malang juga berencana menambah sejumlah fasilitas untuk meningkatkan kenyamanan masyarakat. Misalnya, penambahan AC, kehadiran layanan imigrasi untuk pembuatan paspor, hingga toko modern di area MPP.
“Ini untuk melengkapi pelayanan. Jadi masyarakat tidak perlu keluar mencari kebutuhan lain, semua bisa terlayani di satu tempat,” pungkasnya. (bas/mzm)









