Pemkab Jember Kawal Program Nasional, Bupati Fawait Tinjau SPPG di Curahlele

Pemkab Jember Kawal Program Nasional, Bupati Fawait Tinjau SPPG di Curahlele
Bupati Fawait meninjau SPPG di Curahlele Jember. (ist)

Jember, SERU.co.id – Pemerintah Kabupaten Jember mengawal program nasional Makan Bergizi Gratis (MBG) dari Presiden RI, Prabowo Subianto. Bupati Jember, Muhammad Fawait meninjau Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Curahlele, Kecamatan Balung.

Dalam peninjauan di dapur produksi SPPG Curahlele, Bupati Fawait didampingi Penjabat (Pj) Sekda Ahmad Helmi Luqman selaku Ketua Satgas MBG. Menekankan bahwa program ini memiliki multiplier effect (efek berganda) yang sangat besar bagi daerah.

Bacaan Lainnya

“Program MBG ini sangat membantu Jember. Pertama, dari sisi perbaikan gizi anak. Kedua, program ini membuka lapangan kerja baru, karena mayoritas pekerjanya adalah warga lokal di sekitar lokasi dapur,” seru Gus Fawait, sapaan akrabnya, Senin (16/3/2026).

Menurutnya, jika seluruh titik SPPG di Jember beroperasi optimal, perputaran anggaran yang masuk ke daerah diperkirakan bisa mencapai angka triliunan rupiah. Tentunya, hal ini akan mendongkrak ekonomi kerakyatan.

“Program MBG ini sangat membantu Pemerintah Kabupaten Jember. Dari sisi penanganan masalah gizi anak tentu sangat terasa. Program ini juga membuka lapangan pekerjaan baru bagi masyarakat,” ujarnya.

Dalam kesempatan tersebut, Gus Fawait menanggapi berbagai opini yang beredar mengenai program MBG. Menurutnya, masih banyak masyarakat yang justru berharap, program tersebut segera menjangkau lebih luas.

“Saya sendiri melihat di media sosial banyak masyarakat yang berharap mendapatkan MBG. Ada yang mengatakan anaknya belum mendapatkannya, bahkan ada orang tua yang menanyakan kapan program ini hadir di tempat mereka. Artinya program ini memang sangat diharapkan masyarakat,” paparnya.

“Banyak yang salah memahami. Dari anggaran Rp15 ribu per porsi, Rp10 ribu dialokasikan untuk menu makanan. Tapi dengan Rp10 ribu ini, kita lihat sudah memenuhi standar gizi dan kalori yang ditetapkan,” tambahnya.

Sementara itu, Kepala SPPG Curahlele Balung, Frida menjelaskan, proses pengolahan makanan dilakukan dengan standar keamanan pangan yang ketat. Seluruh aktivitas di dapur dipantau selama 24 jam melalui sistem CCTV untuk memastikan kepatuhan prosedur.

“Semua bahan yang kami gunakan dipastikan segar (fresh). Bahan datang setiap hari, langsung diproses, dan segera dikemas untuk distribusi agar kualitasnya terjaga,” ungkapnya.

Sebagai informasi, kunjungan ini merupakan bagian dari agenda monitoring pelayanan publik. Sebelum menuju SPPG, Bupati menyempatkan diri meninjau pelayanan administrasi kependudukan ‘KTP Peta Cinta’ di Kantor Kecamatan Balung. Serta mengecek kesiapan layanan kesehatan di Puskesmas Balung. (sgt/rhd)

disclaimer

Pos terkait

iklan lowongan marketing seru.co.id