Hiswana Migas Malang Pastikan Stok BBM dan LPG Aman selama Liburan Idulfitri

Hiswana Migas Malang Pastikan Stok BBM dan LPG Aman selama Liburan Idulfitri
Ketua DPC Hiswana Migas Malang, H Ahmad Bashori. (rhd)

Malang, SERU.co.id – Hiswana Migas Malang memastikan stok bahan bakar minyak (BBM) dan LPG 3 kg aman di Malang Raya selama liburan Idulfitri 1447 H/2026. Dimana kebutuhan BBM diprediksi meningkat 12-15 persen, didominasi BBM jenis gasoline.

Ketua DPC Hiswana Migas Malang, H Ahmad Bashori menyampaikan, pihaknya selaku distributor siap melaksanakan arahan Pertamina Patra Niaga. Terkait keamanan stok BBM dan LPG dipastikan aman, sehingga masyarakat tak perlu panic buying.

“Pertamina Patra Niaga sudah memprediksi dan mengantisipasi keamanan stok BBM dan LPG selama lebaran. Kami berharap, masyarakat tidak perlu panic buying atau membeli melebihi kebutuhan, karena akan merugikan konsumen lainnya,” seru Bashori.

Disebutkannya, kebutuhan BBM jenis gasoil (diesel) diperkirakan terjadi penurunan, lantaran kendaraan angkutan barang tidak boleh beroperasi H-7 dan H+7 lebaran. Sementara BBM jenis gasoline (bensin) yang didominasi kendaraan pribadi R4 dan R2 terjadi peningkatan signifikan.

“Jika diakumulasikan, kenaikan BBM sekitar 12-15 persen. Sedangkan kenaikan LPG 3 kg sekitar 15 persen,” imbuh Bashori.

Selama masa libur lebaran, semua SPBU diwajibkan buka 24 jam untuk melayani kebutuhan masyarakat. Sementara 3.000 titik pangkalan LPG harus siap siaga melayani kebutuhan masyarakat secara kondisional.

“Kami siagakan 3.000 titik pangkalan LPG dengan kuota di Kota Malang 39 ribu, Kabupaten Malang 119 ribu dan Kota Batu 14 ribu,” tandasnya.

Sebagai informasi, Pertamina Patra Niaga Regional Jatimbalinus telah membentuk Satuan Tugas (Satgas) Ramadan dan Idul Fitri (RAFI). Dimulai tanggal 9 Maret 2026 sampai 1 April 2026 untuk memastikan masyarakat dapat menikmati liburan dengan aman dan nyaman.

Pertamina Patra Niaga memproyeksikan konsumsi BBM selama periode Satgas ini diperkirakan meningkat sekitar 11,9 persen dari rata-rata normal 18.430 KL/hari untuk Gasoline. Sementara untuk Gasoil turun sekitar 9,8 persen dari konsumsi normal 8.805 KL/hari seiring berkurangnya aktivitas industri selama libur panjang.

Sedangkan kebutuhan Rumah Tangga konsumsi Mitan diperkirakan meningkat 7,3 persen dari normal harian 375 KL/hari. Dan LPG meningkat 3,5 persen dari normal harian 6.567 MT/hari. (rhd)

disclaimer

Pos terkait

iklan lowongan marketing seru.co.id