Malang, SERU.co.id – Terduga pelaku pembunuhan remaja perempuan asal Kabupaten Nganjuk yang ditemukan tewas mengenaskan di Kecamatan Jabung terungkap. Pelaku berhasil diamankan di sebuah rumah kos di wilayah Kota Malang tanpa perlawanan.
Kapolres Malang AKBP Muhammad Taat Resdi menjelaskan, setelah identitas korban lengkap, proses penyidikan berjalan dengan cepat, hingga akhirnya terungkap dalang pembunuhan remaja malang itu dan dilakukan penangkapan.
“Terduga pelaku berhasil kami amankan pada Sabtu malam di tempat persembunyiannya di sebuah rumah kos di wilayah Kota Malang. Penangkapan ini hasil kerja keras tim gabungan yang melakukan pengejaran secara intensif sejak identitas korban terungkap,” seru Taat, Minggu (22/2/2026).
Ia mengatakan, hingga saat ini pihaknya masih melakukan penyelidikan lebih mendalam terkait duduk utama kasus tersebut. Sehingga Taat, masih belum bisa menjelaskan secara gamblang motif utama terduga pelaku membunuh korban serta kemungkinan adanya pihak lain yang terlibat.
“Proses pemeriksaan masih berjalan. Kami akan mengungkap secara terang benderang peran pelaku, motif serta rangkaian peristiwa yang terjadi,” ungkapnya.
“Kami masih melakukan pemeriksaan mendalam untuk melengkapi alat bukti dan mengungkap secara utuh konstruksi peristiwa yang terjadi,” imbuh Taat.
Diberitakan sebelumnya, dari hasil identifikasi yang telah dilakukan, sesosok mayat wanita yang ditemukan dalam keadaan mengenaskan di aliran Sungai Jilu Desa Sukopuro, Kecamatan Jabung merupakan remaja berusia 17 tahun asal Kabupaten Nganjuk. Polres Malang telah membentuk tim gabungan baik dari Jatanras Polda Jatim maupun Resmob Bareskrim Mabes Polri.
Kapolres Malang, AKBP Muhammad Taat Resdi menjelaskan, untuk mengetahui identitas korban yang sudah mengalami kondisi pembusukan lanjutan akhirnya dilakukan identifikasi forensik dan pemeriksaan DNA.
“Identitas korban berhasil kami pastikan melalui pemeriksaan DNA dan pencocokan data oleh tim INAFIS Satreskrim Polres Malang. Korban merupakan perempuan berusia 17 tahun asal Nganjuk,” seru Taat Resdi, Minggu (22/2/2026).(wul/ono)









