Malang, SERU.co.id – Peringatan Harlah 1 Abad Nahdlatul Ulama (NU) di Kota Malang menjadi momentum penting bagi berbagai elemen masyarakat Malang Raya. Salah satunya, bagi dunia pendidikan untuk menunjukkan peran nyatanya di tengah masyarakat melalui ‘Peduli SMK Swasta Kota Malang untuk Harlah 1 Abad NU’. Dimana SMK Swasta Kota Malang bergotong royong dalam aksi sosial sarat nilai kemanusiaan, kepedulian dan pendidikan karakter.
Ketua Musyawarah Kerja Kepala Sekolah (MKKS) SMK Swasta Kota Malang, Dr Moch. Lukman Hakim ST MM menyampaikan, apresiasi atas kesempatan yang diberikan. Kepada SMK Swasta Kota Malang, yang terdiri dari seluruh kepala sekolah, guru, tenaga kependidikan dan siswa.
“Atas nama SMK Swasta Kota Malang, seluruh kepala sekolah, guru, tenaga kependidikan dan siswa, kami menyampaikan terima kasih yang tak terhingga. Atas kesempatan berharga untuk terlibat aktif dalam program mulia yang diberikan Kepala Dinas Pendididkan Prov Jatim dan panitia,” seru Lukman, sapaan akrabnya kepada SERU.co.id.
Menurutnya, kegiatan ini menjadi penguatan pesan moral bahwa pendidikan SMK SWASTA Kota Malang memberikan dampak nyata. Tidak hanya pada capaian akademik, tetapi juga pada pembentukan karakter, empati sosial dan moralitas generasi muda.
“Aksi ini sekaligus menjadi praktik langsung penguatan 7 Kebiasaan Anak Indonesia Hebat. Dimana peserta didik belajar tentang kepedulian, tanggung jawab, kolaborasi, gotong royongndan kepekaan sosial, melalui pengalaman riil di lapangan,” imbuh Kepala SMK PGRI 3 Kota Malang ini.
Kehadiran siswa sebagai relawan bersama guru dan tenaga kependidikan, menunjukkan bahwa sekolah bukan hanya pusat belajar ilmu, Tetapi juga pusat pembelajaran nilai kehidupan.
Kegiatan sosial ini dilaksanakan bersama seluruh SMA dan SMK se-Malang Raya, dipimpin langsung oleh Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Timur. Dengan koordinasi lapangan oleh KCD Kota Malang–Kota Batu.
“Sinergi lintas sekolah dan lintas lembaga ini memperkuat kepercayaan publik terhadap peran strategis pendidikan. Dalam menjaga harmoni sosial dan kebersamaan di masyarakat,” jelas Lukman.
Dalam pelaksanaannya, puluhan SMK berpartisipasi aktif dengan berbagai bentuk kontribusi. Mulai nasi bungkus, air mineral, hingga paket makanan, disalurkan melalui KCD Kota Malang dan lembaga mitra NU, termasuk LP Ma’arif NU Kota Malang.
Adapun SMK yang berpartisipasi dan wujud kontribusi dalam kegiatan, di antaranya:
- SMK YP 17-2 Malang: 50 nasi bungkus (Pos Kayutangan, Gabungan Muslimat NU)
- SMK PIM Malang: 50 nasi bungkus ke KCD
- SMK PGRI 3 Malang: 10 siswa OSIS relawan, 100 nasi bungkus ke KCD
- SMK Prajnaparamita: 50 nasi bungkus ke KCD
- SMKS PGRI 6 Malang: 10 siswa, 10 GTK relawan, 50 nasi bungkus ke KCD
- SMK PGRI 2 Malang: 5 siswa, 10 GTK relawan, 50 nasi bungkus
- Adi Husada Malang: 50 nasi bungkus ke KCD
- SMK YP 17-1: 4 dus air mineral ke KCD
- SMK Tunas Bangsa: 4 dus air mineral ke KCD
- SMK El Hayat: 200 pack Pop Mie ke LP Ma’arif Kota Malang
- SMK Taruna Bhakti: 3 guru & 7 siswa relawan, 5 dus air mineral ke KCD
- SMK Cor Jesu Malang: 5 dus air mineral ke KCD
- SMK Kartika IV-1: 50 kotak nasi ke KCD
- SMK Bhakti Luhur: 10 dus air mineral ke KCD
- SMK Sriwedari: 4 dus air mineral ke KCD
- SMK Widyagama: 4 dus air mineral ke KCD
- SMKS Muhammadiyah 1 Kota Malang: Pasukan HW + 10 dus air mineral
- SMK Muhammadiyah 2: Pasukan HW + 5 dus air mineral
- SMK Telkom: 50 nasi bungkus
- SMK PGRI 7: 4 dus air mineral
- SMK Shalahuddin: Pop Mie via PC NU/LP Ma’arif
- SMKS PETRA YPK Jatim Malang: 10 dus air mineral
- SMK Farmasi Maharani: 5 dus air mineral
- SMK NMC: 5 dus air mineral
- SMK Nasional: 50 nasi bungkus ke KCD
Melalui aksi ini, dunia pendidikan di Kota Malang kembali menegaskan komitmennya hadir untuk masyarakat, mendidik dengan keteladanan, dan membangun kepercayaan publik.
“Pendidikan yang bermakna bukan hanya mencetak lulusan berprestasi. Tetapi juga menumbuhkan insan yang berakhlak, peduli dan siap mengabdi untuk bangsa dan kemanusiaan,” tandasnya. (rhd)









