Situbondo, SERU.co.id – Wakil Bupati Situbondo Ulfiyah melepas kepulangan ratusan Santri dari pelabuhan Jangkar, Kabupaten Situbondo menuju Pulau Kangean, kabupaten Sumenep, Madura, Senin (9/2/2026).
Kepulangan ratusan santri pondok pesantren Salafiyah Syafi’iyah Sukorejo Situbondo tersebut dalam rangka libur Ramadan 1447 Hijriah.
“Pada siang hari ini ada 364 orang santri putra dari Ponpes Salafiyah Syafi’iyah Sukorejo pulang berjamaah ke Pulau Kangean menggunakan KMP Munggiyango Hulalo,” seru Wabup Ulfiyah usai melepas keberangkatan kapal feri di dermaga Pelabuhan Jangkar, Kabupaten Situbondo.
Lebih lanjut, Mbak Ulfi sapaan akrab Wakil Bupati Situbondo itu menyampaikan, kepulangan santri pada momen libur Ramadan 1447 Hijriah ini difasilitasi Ikatan Alumni Santri Salafiyah Syafi’iyah Sukorejo (Iksas), Pemkab Sumenep, Madura, dan Pemerintah Kabupaten Situbondo.
“Alhamdulillah, kepulangan santri ke beberapa kepulauan di Madura ini gratis, kerja sama Iksas Sumenep dan Pemerintah Kabupaten Sumenep,” imbuh Mbak Ulfi.
Sementara itu, salah seorang santri, Azizi mengatakan, selama libur Ramadan 2026 mendapatkan tugas dari pesantrennya yakni santri kerja nyata atau SKN.
“Selama liburan di kampung halaman, kegiatan kami adalah santri kerja nyata sesuai petunjuk dari pesantren,” ujar Azizi.
Di tempat yang sama, Supervisor PT ASDP Indonesia Ferry Cabang Ketapang membawahi Pelabuhan Jangkar, Situbondo, Slamet Santoso menyebutkan total penumpang KMP Munggiyango sebanyak 364 santri dan sekitar 20 orang lainnya penumpang umum.
“Kalau cuaca pada hari ini cukup bagus untuk aktivitas pelayaran rute Situbondo-Madura, dibandingkan cuaca pada beberapa hari sebelumnya,” pungkasnya. (aza/mzm)









