Wakili Indonesia, Empat Siswa MTsN 1 Kota Malang Raih Tiket ‘MOSTRATEC’ ke Brazil

Sokong 1.309 Prestasi Sementara TA 2021/2022

Malang, SERU.co.id – Empat siswa MTsN 1 Kota Malang bakal kembali mengharumkan nama madrasah dan Indonesia di kancah internasional. Pasalnya, usai menuntaskan Indonesian Science Project Olympiad (ISPO) 2022, keempat siswa berhasil mengantongi tiket ‘MOSTRATEC’ ke Brazil.

Adalah Muhammad Lingga Padantya Junaedi dan Aqila Razzan Setyovianto, pasangan yang meraih Gold Medal dalam ISPO 2022. Selanjutnya, Bylqhiz Ghanisah Bustomi dan Anindita Cahyaning Rahayu, pasangan yang meraih Silver Medal dalam ISPO 2022. Keempat siswa terpilih sebagai perwakilan Indonesia dalam lomba International ‘MOSTRATEC’ di Brazil 2022.

“Alhamdulillah, MTsN 1 Kota Malang kembali mendapatkan peluang pada lomba tingkat Internasional. Dimana ada banyak prestasi tingkat nasional yang mendominasi raihan prestasi MTsN 1 Kota Malang tahun ini. Artinya, ada banyak peluang mendapatkan kesempatan ke jenjang yang lebih tinggi, yakni Internasional,” seru Kepala MTsN 1 Malang, Drs Samsudin MPd, kepada SERU.co.id, di ruang kerjanya.

Bylqhiz Ghanisah Bustomi dan Anindita Cahyaning Rahayu, pasangan yang mendapatkan kesempatan mengikuti MOSTRATEC" Brazil 2022. (ist) - Wakili Indonesia, Empat Siswa MTsN 1 Kota Malang Raih Tiket 'MOSTRATEC' ke Brazil - Sokong 1.309 Prestasi Sementara TA 2021/2022
Bylqhiz Ghanisah Bustomi dan Anindita Cahyaning Rahayu, pasangan yang mendapatkan kesempatan mengikuti MOSTRATEC” Brazil 2022. (ist)

Sebagai informasi, menginjak pertengahan semester genap tahun ajaran 2021/2022, MTsN 1 Kota Malang berhasil menorehkan 443 prestasi. Terhitung mulai Januari hingga 13 April 2022. Terbagi 6 prestasi tingkat Kota/Malang Raya, 28 prestasi tingkat Jatim/Jawa-Bali, 396 prestasi tingkat Nasional dan 13 prestasi tingkat Internasional.

Sementara sebelumnya, Matsanewa, sebutan MTsN 1 Kota Malang, mencatatkan 866 prestasi pada semester ganjil tahun ajaran 2021/2022. Terbagi 36 prestasi tingkat Kota/Malang Raya, 23 prestasi tingkat Jatim/Jawa-Bali, 758 prestasi tingkat Nasional dan 49 prestasi tingkat Internasional.

Sehingga, total 1.309 prestasi. Terbagi 42 prestasi tingkat Kota/Malang Raya, 51 prestasi tingkat Jatim/Jawa-Bali, 1.154 prestasi tingkat Nasional dan 62 prestasi tingkat Internasional.

Berdasarkan catatan SERU.co.id, pundi-pundi prestasi MTsN 1 pada tahun ini meningkat secara signifikan dan luar biasa. Bahkan tertinggi dalam sejarah MTsN 1 Kota  Malang, maupun di kawasan madrasah terpadu di Jalan Bandung Kota Malang.

“Catatan prestasi ini merupakan yang tertinggi dari tahun-tahun sebelumnya, sekaligus mencatatkan prestasi tertingginya sejak berdiri tahun 1978. Memecahkan rekor prestasi tahun ajaran 2019/2020 yang terangkum 458 prestasi, bahkan kini terus menanjak,” beber Kepala Kepala MTsN 1 Kota Malang ketujuh ini.

Secara statistik, prestasi tertinggi MTsN 1 dicatatkan pada tahun ajaran 2019/2020 yang terangkum 458 prestasi. Selanjutnya tahun ajaran 2020/2021 terakumulasi 308 prestasi, mengalami penurunan lantaran menurunnya agenda lomba selama pandemi covid-19. Kemudian kembali melesat sementara dengan 1.309 prestasi pada tahun ajaran 2021/2022.

“Kami sangat optimis untuk mencapai target 1.500 prestasi pada tahun ajaran 2021/2022 ini. Dengan berbekal pengalaman dan pembinaan bapak ibu guru, baik daring maupun luring. Tentunya juga diimbangi regenerasi atau upgrade SDM pada pengajar yang lain, agar tercipta kekompakan dan keselarasan pembinaan,” tandas Pak Sam, sapaan akrab pria asal Pasuruan ini.

Sementara itu, Waka Kesiswaan MTsN 1 Kota Malang, Lailatul Chusniah, SPd, MPd mengaku bersyukur, MTsN 1 Kota Malang kembali mendapatkan peluang tahun ini. Pasalnya, kesempatan terakhir sempat didapat Matsanewa pada tahun 2019 sebelum pandemi. Saat itu, siswa mendapatkan tiket serupa ke Thailand.

“Terkait pelaksanaan MOSTRATEC nanti, kami akan dihubungi oleh panitia, baik terkait model pelaksanaan luring seperti sebelumnya atau daring. Termasuk kapan kami harus berangkat. Namun secara persiapan, kami sudah siap,” jelas Lely, sapaan akrabnya.

Disebutkannya, dalam pemilihan perwakilan MOSTRATEC tersebut, juri juga melihat kemampuan siswa dalam berbahasa Inggris. Dimana dalam karya sebelumnya, siswa MTsN 1 Kota Malang mampu menyuguhkan karya dan presentasi dalam bahasa Inggris.

“Meski tiga siswa masih duduk di kelas VIII dan satu siswa kelas VII, namun mereka mampu menunjukkan kemampuan terbaiknya. Hingga layak mewakili Indonesia nanti,” tandas Lely. (rhd)


Baca juga:

Sorry, you cant copy SERU.co.id!