Respon Positif Permudah Masyarakat, Trauma Healing Siapkan Call Center

Malang, SERU.co.id – Semenjak resmi dilaunching 21 Juli 2021 oleh Polresta Malang Kota dan Pemkot Malang ‘Program Sama Ramah Satgas Malang Raya’, Trauma Healing mendapat respon positif dari masyarakat. Pemkot Malang bakal mengeluarkan call center khusus bagi pemohon ‘Trauma Healing’.

Selain mempermudah masyarakat mengakses dan menghubungi program tersebut, Pemkot Malang bisa dengan mudah melakukan tindakan cepat penanganan kondisi pasien isoman. Terlebih semakin banyaknya warga yang menjalani isoman.

“Kita akan menyiapkan call center khusus untuk nomor yang bisa dihubungi,” seru Sutiaji dalam sambutannya menghadiri giat vaksinasi dan pemberian bantuan sembako bagi relawan di OJK Kota Malang.

Menurut Sutiaji, dari hari Sabtu kemarin sudah ada sekitar 29 yang menghubungi untuk bisa didampingi. Banyak orang yang kehilangan sanak family atau keluarga terdekatnya membutuhkan pemulihan dari segi psikis.

“Ada yang satu keluarga tiga-tiga anaknya meninggal dunia, ada yang kehilangan baPak dan ibunya, walaupun ditempat yang berbeda,” beber pria penyuka makanan pedas ini.

Total sejauh ini relawan psikiater dari Polresta Makota ada 17 orang, Poltekkes 6 orang, Pemkot Malang 15 orang. Kedepan akan menggandeng beberapa perguruan tinggi, seperti UB, UM, UIN, dan UMM juga banyak psikolog.

“Alhamdulillah terus berjalan. Kita akan datanglan psikiater-psikiater untuk memberikan pendampingan,” ungkap politisi partai berlambang bintang mercy ini.

Pihaknya menambahkan, kolaborasi terus dilakukan namanya hexahelik. Bukan hanya sekadar mencanangkan, melainkan implentasi dilapangan benar-benar sebuab keniscayaan.

“Alhamdulilah sudah baik, dan respon masyarakat bagus. Ketika kami pagi datang (meninjau), sorenya keluarga datang. Langsung saya telepon, setelah mendapat informasi dari teman media,” paparnya.

Dikehui jumlah isoman di Kota Malang terbanyak per hari Minggu, 25 Juli 2021 di Kelurahan Gadang, Kecamatan Sukun, ada 99 orang. Jumlah tersebut tersebar di 34 KK dari tersebar di 57 Rukun Warga (RT). (jaz/rhd)


Baca juga: