Resmi Dilantik, Pengurus PWI Malang Raya Tancap Gas

Malang, SERU.co.id – Usai beberapa kali sempat tertunda karena adanya PPKM, 40 pengurus Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Malang Raya periode 2021-2024 akhirnya resmi dilantik, di Resto Taman Indie, Araya, Kota Malang, Sabtu (13/2/2021).

Selain digelar luring dengan dihadiri beberapa undangan dan institusi yang menjalin kerjasama dan penandatanganan MoU. Juga diikuti secara daring oleh tiga Kepala Daerah dan Forkompinda se-Malang Raya, serta mitra kerja PWI Malang Raya, melalui virtual zoom dan live streaming YouTube. Serta siaran tunda di Batu TV.

“Waktu itu ada PPKM jilid II, ya kami undur, karena kami menghormati jalannya PPKM. Untuk pelantikan ini, kami tetap menjalankan protokol kesehatan agar mencegah penularan Covid-19. Kegiatan pelantikan pun kami gelar di tempat terbuka, agar meningkatkan imunitas di pagi hari,” tegas Cahyono, Ketua PWI Malang Raya Periode 2021-2024.

Cahyono juga menjelaskan, keputusan tersebut diambil pengurus PWI Malang Raya bersama Kapolresta Malang Kota, demi kepentingan bangsa dan negara yang lebih besar. Sekaligus turut berkomitmen mencegah penyebaran covid-19 dan taat protokol kesehatan. Hingga akhirnya pelantikan dilaksanakan di kala PPKM skala mikro ini.

“Kami tidak menginginkan acara pelantikan pengurus PWI Malang Raya ini menjadi penyebab cluster baru Covid-19,” seru Yoyok, sapaan akrabnya.

Penandatanganan MoU. (ist) - Resmi Dilantik, Pengurus PWI Malang Raya Tancap Gas
Penandatanganan MoU. (ist)

Dalam kepengurusan kali ini, PWI Malang Raya memiliki beberapa program kerja. Seperti mengoptimalkan Sekolah Jurnalistik Indonesia (SJI), Uji Kompetensi Wartawan (UKW), dan mengaktifkan Lembaga Pemberdayaan Wartawan (LPW), dan PWI Malang Rescue.

“Program-program kerja itu nantinya menjadi prioritas utama kami. Selain meningkatkan profesionalisme dan kompetensi wartawan di Malang Raya. Juga meningkatkan kesejahteraan anggota PWI Malang Raya dengan beberapa pelatihan ekonomi kreatif di luar profesi utama,” beber wartawan Bhirawa ini.

Menggapai asa dan mimpi itu, tentunya PWI Malang Raya tak bisa sendiri. Selaras konsep Pentahelix, pihaknya memohon dukungan dan kerjasama dari berbagai lembaga pemerintah maupun swasta. Agar PWI Malang Raya bisa mengemban amanah dan lebih baik lagi di masa mendatang.

“Kami mohon dukungan dan kerjasamanya agar lebih baik lagi. Terima kasih kepada Kepala Daerah dan Forkompinda se-Malang Raya, yang telah memberikan dukungan moril maupun materil. Serta kepada pimpinan lembaga baik pemerintah maupun swasta yang sudah terjalin kerjasama selama ini dengan baik,” tandasnya.

Sementara itu, Ketua PWI Jawa Timur (Jatim), Ainur Rohim berpesan, agar stakeholder dapat berkolaborasi dengan media mainstream maupun media massa yang jelas dan telah mendapatkan izin sesuai dewan pers untuk meminimalisir berita Hoax.

“Media mainstream atau media massa ini sudah melalui proses konfirmasi, serta sesuai dengan data dan fakta yang sesuai dengan kaidah keilmuan jurnalistik. Tapi, jika ada peluang bisnis, beri mereka kesempatan untuk bisa menawarkan program-program yang saling menguntungkan,” pesan Air, sapaan akrabnya. (rhd)