Rencana Strategis Antisipasi dan Inovatif Dinas PUPR Nganjuk di Musim Hujan

Nganjuk, SERU.co.id – Belum lama ini Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa memimpin pelaksanaan apel siaga banjir yang dilaksanakan di bendungan Semantok Kabupaten Ngajuk. Hal itu dilakukan untuk membangun sinergi instansi vertikal pusat dalam kesiapan Pemerintah Provinsi Jatim dan kabupaten/kota di Jatim menghadapi bencana banjir di musim penghujan 2021/2022.

Menurut catatan BMKG, seperti dilaporkan ada potensi La Nina yang membuat intensitas curah hujan cukup tinggi di bulan Februari 2022 nanti, antara 20 hingga 70 persen. Sehingga dikhawatirkan bisa menimbulkan banjir dibeberapa daerah Jawa Timur. Maka itu diperlukan penanganan dengan antisipasi dan mitigasi secara detail di daerah sungai yang rawan banjir. Seperti halnya penguatan sendimentasi dipinggir sungai, pengerukan, dan juga aktifnya pompai air. Selain itu, juga membentuk posko banjir untuk memantau kondisi aktifitas wilayah sungai rawan banjir dan tanggul. Serta tak lepas dengan sosialisasi terhadap masyarakat persiapan menghadapi penanganan bnajir.

Hal itu juga disampaikan Plt Kepala Dinas PUPR Kabupaten Nganjuk, Drs Gunawan Widagdo MSi, dalam rencana strategisnya. Dan juga dikatakan adanya kesiagaan (harus cepat mengetahui kejadian banjir ), tanggap (berbuat maksimal sehingga dampak dari bencana banjir bisa diminimalisir), galang (saling koordinasi, kerjasama serta menggalang penanganan bencana yang terjadi).

“Beberapa rencana strategis PUPR dalam mengatisipasi musim hujan yang kemungkinan terjadinya bencana banjir dan longsor. Berbagai persiapan sudah dilaksanakan secara detail,” terangnya.

Tak hanya itu, Gunawan juga tengah melakukan dukungan pembangunan penciptaan Kawasan Ekonomi Nganjuk (KEN). Dengan konsep pendestribusian pembangunan bersinergi dengan Dinas Perumahan Rakyat Kawasan Permukiman dan Pertanahan (PRKPP) Kabupaten Nganjuk, menciptakan kondisi lingkungan pembangunan spektakuler pendestribuasian Jl A Yani.

Langkah-langkah yang dimiliki diantaranya, revitalisasi dibeberapa spot (titik) ikonik yang melingkupi koridor Jl A Yani, misalnya perempatan dan pertigaan jalan dari segi ikon dan lighting serta air mancur dan pengecatan trotoar.

“PUPR memiliki peran untuk melakukan antisipasi dan inovasi banjir dan mendukung penciptaan KEN. Dengan dibangunnya pendestribusian oleh Dinas PRKPP yang dalam pelaksanaannya¬† juga dibutuhkan sinergi dari dinas lain untuk mendukung penciptaan kondisi lingkungan melingkupi pembangunan spektakuler tersebut,” katanya ketika dijumpai jatimhariini diruang kerjanya.

Dijelaskannya, ditahun ini direncanakan akan dilaksanakan revitalisasi di 4 (empat) titik diantaranya, perempatan Gedung Pramuka Kelurahan Kauman, Perempatan Jl Kartini/Diponegoro, Jl Yosudars dan Tugu UKS Empu Sendok.

“Sedikitnya ada beberapa spot strategis yang sudah disepakati. Nantinya dalam penataan dilakukan secara bertahap. Diupayakan dengan membuat spot yang ikonik baik dari segi ikon yang akan ditampilkan maupun pengecatan lokasi dan trotoar,” terangnya.¬†(wan/mzm)


Baca juga: