Polresta Makota Amankan Puluhan Mobil dan Motor Balap Liar

Malang, SERU.co.id – Puluhan kendaraan yang diduga digunakan balap liar diamankan Polresta Malang Kota. Tidak tanggung-tanggung, selain puluhan sepeda motor, puluhan mobil juga disita.

Kasatlantas Polresta Malang Kota, AKP Yoppy Anggi Khrisna menjelaskan, pihaknya memperoleh informasi dari masyarakat melalui ‘Jogo Ngalam’ adanya balap liar. Biasanya balap liar terjadi di sekitar wilayah Jalan Ijen Besar, Jalan Soekarno-Hatta serta Jalan Ahmad Yani.

“Kita mengamankan beberapa kendaraan yang sudah disampaikan tadi. Untuk kendaraan roda dua (R2) sebanyak 48 motor, roda empat (R4) sebanyak 17 mobil,” seru AKP Yoppy Anggi Khrisna, Senin (4/10/2021).

Kronologi kejadian pada hari Sabtu Malam Minggu, 2 Oktober 2021 setelah mendapat laporan, Tim Satlantas, anggota TNI dari PM, Tombak, dan anggota Polsek Blimbing melaksanakan apel di Polresta Malang Kota.

Kemudian, bergerak menuju Jalan Ahmad Yani. Karena informasi dari masyarakat di Ahmad Yani sudah ada beberapa kendaraan. Baik R2 dan R4 yang melakukan balap liar, dengan membludaknya penonton dan peserta yang menunggu giliran.

Puluhan sepeda motor berknalpot brong diamankan. (jaz) - Polresta Makota Amankan Puluhan Mobil dan Motor Balap Liar
Puluhan sepeda motor berknalpot brong diamankan. (jaz)

“Dalam pelaksanaan penggrebekan, kita lakukan penutupan jalur di ujung start, hingga diakhir pada finish. Kejadian mulai jam 02.00 sampai 04.30 subuh,” ujar AKP Yoppy.

Terkait penindakan balap liar, Satlantas bersama anggota Polresta Malang Kota melaksanakan patroli malam setiap hari. Terutama akan memperkuat pada hari Jumat malam, Sabtu malam, serta Minggu malam.

Menurutnya, pelaku balap liar memang hanya komunitas biasa. Untuk usia rata-rata 25 sampai 30 tahun. Selama proses penggrebekan, tidak ada perlawanan yang berarti, karena jalan-jalan kecil sudah kita tutup, sehingga dia paham tidak bisa kemana-mana lagi.

“Penontonnya juga nanti kita cek, apakah sesuai spesifikasi kendaraan, menggunakan knalpot brong atau tidak,” tandasnya.

Atas perbuatan pelaku, pihaknya melaksanakan penindakan tilang dengan menggunakan pasal 285 ayat 1, pasal 285 serta pasal 287. Saat ini kendaraan masih ditahan untuk proses selanjutnya penindakan tilang. (jaz/rhd)


Baca juga: