Pemkot Surabaya Akan Aktifkan Kembali 1294 Kampung Tangguh

Surabaya, SERU.co.id – Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya akan mengaktifkan kembali seluruh kampung tangguh. Berdasarkan data, dari 1.294 kampung tangguh yang tersebar di Surabaya, terdapat 650 kampung tangguh yang masih berjalan efektif sampai sekarang.

Plt Wali Kota Surabaya Whisnu Sakti Buana mengatakan, sejak diberlakukan PPKM mikro, kampung tangguh di Surabaya akan menjadi ujung tombak mencegah penyebaran Covid-19.

“Ya, kita mau reaktivasi lagi (kampung tangguh) agar bisa aktif semua. Sekarang yang efektif baru 650 (kampung tangguh),” kata Whisnu di Balai Kota Surabaya, Rabu (10/2).

Untuk mereaktivasi semua kampung tangguh, Pemkot Surabaya akan memberi bantuan dana kepada Satgas Covid-19 Kampung Tangguh Wani Jogo Suroboyo. Sebab, kampung tangguh akan menjadi garda terdepan untuk menekan penyebaran Covid-19, terutama di sektor paling bawah, yakni RT.

Whisnu mengatakan, PPKM mikro akan diterapkan di Surabaya hingga 22 Februari. Cara ini digunakan agar seluruh kampung tangguh di Surabaya efektif membendung dan menekan penularan Covid-19.

“Kami akan membantu operasional kampung tangguh, tujuannya agar tidak membebani Satgas Covid-19 di tingkat kampung. Sehingga kampung tangguh bisa aktif seperti awal-awal,” kata dia.

Mekanisme bantuan bisa dalam bentuk hibah uang tunai atau program tertentu sesuai kebutuhan kampung tangguh. Aturan mengenai bantuan akan disusun secara rinci dalam waktu dekat.

“Pemkot tengah membahas mekanismenya, percepatan dilakukan agar bantuan segera disalurkan. (Nominalnya) ini kita evaluasi, minimal Rp 5 juta,” pungkasnya. (ace/ono)