Pansus I Minta Ranperda Industri Sesuaikan RTRW

Trenggalek, SERU.co.id – Panitia Khusus (Pansus) I DPRD Trenggalek gelar rapat  dengan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait guna susun Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) tentang Rancangan Pembangunan Industri Kabupaten Trenggalek. Dalam Penyusunan Ranperda Industri ini Pansus ini meghimbau kepada OPD terkait Industri bisa disesuaikan dengan Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW) yang ada.

2 OPD terkait Dinas Perindustrian dan Tenaga Kerja (Perinaker), serta Badan Perencanaan Pembangunan Daerah, Penelitian dan Pengembangan daerah (Bappeda Litbang) dilibatkan dalam penyusunan rancangan peraturan daerah ini.

Pembahasan rancangan peraturan daerah ini berjalan cukup alot dan hati-hati, karena legislatif dan eksekutif tidak ingin perda ini nantinya justru menghalangi investasi masuk ke Trenggalek sehingga tidak tercipta iklim usaha dan lapangan pekerjaan bagi masyarakat. Selain itu keberadan industri juga diharapkan tidak tidak merusak ekosisyem yang ada sehingga perlu ada keswsuaian dengan ranperda RTRW yang  telah disepakati.

Ketua Pansus I, Sukarudin menuturkan, jangan hanya buat RPIK asal-asalan, membuat industri namun embrionya belum ada. “Awas blunder, asal-asalan akan menjadi masalah dikemudian hari,” ungkapnya saat pimpin rapat Pansus 1 DPRD Trenggalek, Selasa (12/01/2021).

Ketua Pansus berpesan, dalam pembuatan Ranperda OPD diminta mampu menyesuaikan SDM di masing-masing kawasan, mengingat potensi suatu wilayah selalu berbeda.

“Seperti industri olahan kayu, industri tekstil, kertas, makanan hingga tembakau tentunya harus disesuaikan dengan potensi yang ada pada wilayah tersebut. Tahap selanjutnya finalisasi, akan ada evaluasi dari gubernur. Jika tidak ada kendala selanjutnya kita paripurnakan untuk bisa ditetapkan sebagai Peraturan Bupati (Perbup),” tutupnya. (fal/mzm)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *