Panglima TNI-Kapolri Tinjau Vaksinasi Massal di SMAK Cor Jesu

MalangSERU.co.id – Serbuan vaksinasi massal bagi masyarakat terus dilakukan oleh TNI-Polri. Mengapresiasi hal itu, Panglima TNI dan Kapolri meninjau Gerai Vaksin TNI-Polri di SMAK Cor Jesu Kota Malang, Sabtu (11/9/2021).

Rombongan tiba di lokasi pukul 10.20, dipimpin Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto dan Kapolri Jenderal Pol Listyo Sigit Prabowo bersama Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa. Rombongan meninjau vaksinasi 5.000 dosis vaksin Sinovac di lapangan dalam SMAK Cor Jesu. Tak kurang dari 40 menit, kemudian rombongan bergegas meninggalkan lokasi.

“Beliau mendorong supaya program vaksinasi ini terus didukung dan dipercepat. Sehingga masyarakat yang sedang antusias ini bisa tetap mendapatkan vaksin,” seru Kepala Sekolah SMA Katolik (SMAK) Cor Jesu, Agatha Ariantini SPsi MPd, Sabtu (11/9/2021).

Kasek sekaligus Ketua Pelaksana I ini mengungkapkan, hari ini diselenggarakan gerai vaksin massal dari TNI-Polri. Disediakan 5 ribu vaksin untuk 2.500 pelajar SMA dan SMP, baik swasta maupun negeri di Kota Malang.

“Lalu 500 untuk keluarga besar Cor Jesu, 2.000 untuk komunitas Aremania, aktivis mahasiswa BEM, HMI dan PMII,” beber Agatha, sapaan akrabnya.

Panglima TNI-Kapolri beserta rombongan di SMAK Cor Jesu Kota Malang. (jaz) - Panglima TNI-Kapolri Tinjau Vaksinasi Massal di SMAK Cor Jesu
Panglima TNI-Kapolri beserta rombongan di SMAK Cor Jesu Kota Malang. (jaz)

Agatha menambahkan, sebelumnya 600 siswa telah divaksin melalui Polresta Malang Kota. Kemudian kali ini ada tambahan dari komunitas. Selain vaksinasi, ada juga program bansos kerjasama TNI-Polri yang dibagikan kepada pihak-pihak yang membutuhkan.

Menurutnya, harapan dari Kapolri dan Panglima TNI ialah percepatan program vaksin Kota Malang, terutama menyasar pelajar cepat mendapatkan vaksin. Ketika sudah habis, bisa langsung mengajukan untuk percepatan.

“Beliau memaparkan, kalau (vaksin) itu habis, cepat disampaikan agar segera didropping lagi,” ungkapnya, kepada SERU.co.id.

Ditargetkan satu hari selesai, karena melibatkan banyak pihak di antaranya kerjasama dengan TNI-Polri, Dinas Kesehatan Kota Malang, guru, dan alumni. Jumlah vaksinator yang berpartisipasi sebanyak puluhan tenaga kesehatan (nakes).

“Total 59 vaksinator itu terdiri dari sembilan Polri, 26 TNI, dan 24 Dinkes,” pungkasnya.

Senada, Kapolresta Malang Kota, AKBP Budi Hermanto SIK MSi mengatakan, pesan yang disampaikan TNI-Poleri intinya tetap bekerjasama dengan beberapa komponen. Baik masyarakat, instansi, Dinkes, pemerintah kota dan pelajar mahasiswa maupun komunitas.

“Kita sampaikan bahwa Kota Malang ini identik dengan beberapa kampus dan sekolahan, ini yang digagas. Alhamdulillah capaian dosis 1 sudah hampir menyentuh angka 65,93 persen. Sedangkan dosis 2 menuju 40,71 persen,” terang AKBP Budi Hermanto.

Forkopimda dan Kasek SMAK Cor Jesu dimintai keterangan selepas kunjungan Polri-Panglima TNI. (jaz) - Panglima TNI-Kapolri Tinjau Vaksinasi Massal di SMAK Cor Jesu
Forkopimda dan Kasek SMAK Cor Jesu dimintai keterangan selepas kunjungan Polri-Panglima TNI. (jaz)

Buher, sapaan akrabnya menambahkan, pihaknya mendukung kebijakan Kapolri dalam mensukseskan Liga 1 dan Liga 2. Sehingga pihaknya melakukan vaksinasi kepada suporter Aremania yang berada di wilayah Kota Malang.

Selanjutnya soal bantuan masker dari BNPB, nanti akan disalurkan kepada masyarakat yang membutuhkan. Selain dari BNPB, bantuan juga berasal dari jajaran TNI-Polri dan Juragan 99.

“Sebanyak 5 Ton, paket sembako dari J 99 berjumlah 500 box, Probiotik Pro Em 1 dari PT Ama sejumlah 5 dos (@ 24 botol) dan Sumbangan nasker dari BNPB 2.500 pcs nanti kita sebar kepada masyarakat  yang membutuhkan,” pungkasnya.

Hadir dalam kesempatan tersebut, di antaranya Kepala BNPB Letjen TNI Ganip Warsito, Pangdam V Brawijaya Mayor Jenderal TNI Suharyanto, dan Kapolda Jawa Timur Irjen Pol Nico Afinta. Kemudian jajaran Forkopimda Kita Malang, di antaranya Kapolresta Malang Kota AKBP Budi Hermanto, Dandim 0833 Kota Malang Letkol Arm Ferdian Ramadhani, Wawali Sofyan Edi Jarwoko, serta Dinkes Kota Malang dr Husnul Muarif. (jaz/rhd)


Baca juga: