Novita Hardini Minta UMKM Cerdas Memilih Pasar

Trenggalek, Seru.co.id – Upaya pemulihan ekonomi, Ketua Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Kabupaten Trenggalek, Novita Hardini Mochamad ajak pelaku UMKM untuk cerdas memilih pasar. 

 Menurut ketua Tim penggerak PKK Kabupaten Trenggalek ini ada tiga segmen pasar yang bisa dipilih oleh pelaku usaha mikro. “Generasi Old atau kita sebut generasi X, Generasi Y dan Generasi Z generasi milenial. Pelaku UMKM harus cerdas memilih yang mana pasar yang akan disasar dicocokkan dengan produk yang dimiliki,” tuturnya saat membuka Wana Wisata Goa Biru di Desa Sengon, Kecamatan Bendungan, Selasa (15/9/2020)

Ditambahkan olehnya, generasi old, cenderung ingin dilayani, sedangkan genarasi Y dan Z cenderung menyukai  diskon, pelayanan dan pengiriman cepat, dan memperhatikan kualitas produk.

 Tentunya untuk sukses dalam berusaha, pelaku UMKM harus cerdas memilih pasar yang akan disasar. Selain mengenai cerdas memilih pasar, penggiat perempuan ini juga mengajak pelaku UMKM untuk cepat beradaptasi, karena menurutnya di era perubahan seperti ini hanya yang mereka yang mudah beradaptasilah yang akan selamat.

“Eranya sudah bergeser, kalau dulu eranya revolusi industri, sekarang ini era digitalisasi, revolusi 4.0. Kalau tidak beradaptasi tentunya akan tertinggal. Makanya pelaku UMKM arus punya toko online untuk mengejar ketertinggalan,” imbuh sarjana ekonomi ini.

Saat ini PKK bekerjasama dengan Pemkab Trenggalek tengah menyiapkan market place untuk membantu pelaku UMKM merambah pasar digital. Tanpa terkecuali, semua usaha mikro bisa mengakses market place ini sehingga mereka dapat fokus meningkatkan kualitas produk.

Akan ada influencer-influrncer handal yang akan membantu mengenalkan produk UMKM ini kepada kalayak yang lebih luas lagi. Tahun 2020 saja tercatat ada investasi yang masuk sebesar kurang lebih Rp 60 miliar ke Trenggalek. Angka ini jauh melampaui target investasi yang ditetapkan.

Baca juga:   Layanan Wifi Gratis Belum Sepenuhnya Tersosialisasi

Setelah dicermati ternyata sumber investasi ini berasal dari UMKM. “Begitu luar biasanya UMKM, maka dari itu sudah sepantasnya bila pak bupati dan kami serius untuk mendampingi para pelaku UMKM ini untuk bangkit bersama,” tandasnya.(fals)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *