Mahasiswa FT UB Raih Triple Gold Medals di YISF 2021

Malang, SERU.co.id – Mahasiswa Fakultas Teknik Universitas Brawijaya (FT UB) kembali berprestasi di ajang internasional. Kali ini tiga tim berhasil meraih tiga Gold Medal di Young Invention Scientific Fair (YISF) 2021 yang diselenggarakan pada 10-12 April 2021 lalu.

Ketiga tim ini merupakan tim bimbingan salah satu dosen Teknik Elektro FT UB, Ir Nurussa’adah MT. Pihaknya tidak henti-hentinya memberikan support baik dari segi persiapan lomba hingga lomba berlangsung.

“Alhamdulillah ketiganya bisa berkiprah di ajang internasional. Semoga bisa terus berkarya, memberikan semangat dan motivasi bagi mahasiswa yang lain,” seru Rosa, sapaan Sekretaris Jurusan Teknik Elektro ini.

Tim pertama digawangi oleh Ihza Aulia Rahman (TE ’18). Tergabung dalam Tim Legi Techno, ia dibantu rekannya, Abdul Mudjib Sulaiman W (TM ’18), Rizki Chandra Maulana (TE ’18), Anima Rahmatika P (Kimia ’18), dan Charis Maulana (Mesin ’19).

Berlima mereka membawakan karya yang disebut Rotation. Rotation merupakan inovasi memanfaatkan reverse osmosis dan termoelektrik, untuk mengkonversi limbah panas industri menjadi energi listrik dan air bersih.

Tim Rotation. (ist) - Mahasiswa FT UB Raih Triple Gold Medals di YISF 2021
Tim Rotation. (ist)

Tim kedua diketuai oleh Yudika Putra Perdana Pangaribuan (TE’19). Beranggotakan Cecilia Fauziah dan Anton Meilus Putra (Fakultas Pertanian), Rhobithotus Mufidah (Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan), dan Rifqi Aqil Asyrof (Fakultas Ekonomi dan Bisnis).

Tim ini membuat aplikasi Agricultural Expansion atau disingkat, AGRI-X. Digadang-gadang menjadi aplikasi inovasi generasi milenial, dalam meningkatkan kesejahteraan dan kapasitas petani. Serta mendukung swasembada pangan di Indonesia.

Tim AGRI-X. (ist) - Mahasiswa FT UB Raih Triple Gold Medals di YISF 2021
Tim AGRI-X. (ist)

Tim ketiga adalah tim yang diketuai oleh Adrian Adam Indrabayu (TE ’19). Bersama empat rekannya, Yudika Putra PP (TE’19), Kenny Aldebaran Roberts (TE’19), Adita Aulia A Rachman (TE ’19), dan Erina Azahra Amalia (Tekim ’19). Tim ini membuat sistem fotosintesis buatan bernama Fetallic.

Baca juga:   Wawali Sofyan Edi Apresiasi "Restore Our Earth" SMPK Santa Maria I

Fetallic ini mampu mengurangi angka emisi karbondioksida bahkan mampu mengubahnya menjadi energi listrik.

YISF 2021 sendiri merupakan salah satu rangkaian kegiatan yang diadakan oleh Indonesian Young Scientist Association (IYSA). Bekerja sama dengan BUCA IMSEF Turkey, Malaysia Innovation Invention Creativity Association (MIICA), The Union of Arab Academics, Departemen Aktuaria Institut Teknologi Sepuluh Nopember, dan Science Hunter Indonesia. (ws1/rhd)


Baca juga:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *