Legenda Bulu Tangkis Verawaty Fajrin Wafat, Ini Sederet Prestasinya

Jakarta, SERU.co.id – Dunia bulu tangkis Indonesia kehilangan legenda Verawaty Fajrin, yang berpulang pada Minggu (21/11/2021) pagi. Dalam keterangan resmi PBSI, Verawaty meninggal di RS Dharmais Jakarta pada pukul 06.58 WIB.

“Dunia bulu tangkis Indonesia kembali berduka. Salah satu pahlawannya, Verawaty Fadjrin telah berpulang dengan tenang di Rumah Sakit Dharmais, Jakarta, Minggu, 21 November 2021, pukul 06.58 WIB,” bunyi keterangan PBSI.

Verawaty diketahui telah berjuang melawan kanker paru-paru sejak Maret 2020. Ia sempat dibawa ke rumah sakit pada September lalu. Pada saat itu, presiden melalui Kemenpora menjamin pengobatan Vera.

Kepergian sang legenda menjadi kesedihan bagi seluruh pencinta bulu tangkis. Tak terkecuali Presiden Joko Widodo. Kepala negara turut berbelasungkawa atas kepergian Verawaty dengan mengunggah fotonya bersama mendiang di akun Instagram-nya.

“Semasa hidupnya, almarhumah telah membawa dan mengharumkan nama Indonesia di pentas olahraga dunia. Almarhumah memenangi berbagai gelar juara bulutangkis dari turnamen internasional di nomor tunggal, ganda, dan ganda campuran.” tulis Jokowi.

“Selamat jalan Ibu Verawaty. Semoga segala pengabdian, amal, dan ibadah almarhumah mendapatkan ganjaran yang setimpal dari Allah SWT, dan segenap keluarga yang ditinggalkan kiranya kuat dan sabar.” dalam akun @jokowi.

Verawaty Fajrin menjadi sosok legenda di dunia bulu tangkis karena kiprahnya yang luar biasa. Saat masih aktif, Vera turun di tiga nomor sekaligus, yaitu tunggal putri, ganda putri, dan ganda campuran. Ia bahkan berhasil menorehkan prestasi di masing-masing nomor. Berikut prestasi yang berhasil ditorehkan oleh Verawaty di tiga nomor.

Verawaty Fajrin saat masih aktif sebagai atlet. (ist) - Legenda Bulu Tangkis Verawaty Fajrin Wafat, Ini Sederet Prestasinya
Verawaty Fajrin saat masih aktif sebagai atlet. (ist)

Tunggal Putri
IBF World Championships 1980 SEA Games 1981 Indonesia Open 1982

Ganda putri
Denmark Open 1978 (dengan Imelda Wigoena) Asian Games 1978 (dengan Imelda Wigoena) All England 1979 (dengan Imelda Wigoena) Canada Open 1979 (dengan Imelda Wigoena) SEA Games 1981 (dengan Ruth Damayanti) Indonesia Open 1986 (dengan Ivanna Lie) China Open 1986 (dengan Ivanna Lie) Taiwan Open 1986 (dengan Ivanna Lie) SEA Games 1987 (dengan Rosiana Tendean) Indonesia Open 1988 (dengan Yanti Kusmiati)

Ganda campuran
World Cup 1986 (dengan Eddy Hartono) Malaysia Open 1986 (dengan Bobby Ertanto) Malaysia Open 1988 (dengan Eddy Hartono) Indonesia Open 1989 (dengan Eddy Hartono)

Beregu
Sudirman Cup 1989 SEA Games 1977, 1979, 1981, 1985, 1987, 1989

(hma/rhd)


Baca juga: