Kunci Bangkit di Masa Pandemi, Walikota Sutiaji: Adaptif, Karakter dan Visioner

Malang, SERU.co.id – Walikota Malang, Drs H Sutiaji menjadi narasumber dalam program Salam Indonesia spesial live di channel YouTube dan Instragram. Walikota menjelaskan tiga prinsip utama yang menjadi pijakan Kota Malang untuk bangkit di masa pandemi. Tiga hal tersebut adalah adaptif, karakter yang kuat, dan visioner.

“Adaptif dan identitas diri, nomer tiga futuristik atau visioner. Jangan pernah memandang bahwa hari ini cukup hari ini, harus kedepan. Sehingga punya idealis dan punya gagasan terus-menerus karena punya masa depan,” seru Sutiaji.

Adaptif pada masa pandemi covid-19 menyesuaikan diri dengan keadaan. Meskipun masih dalam masa pandemi covid-19, bukan berarti kreatifitas terhenti. Justru dalam situasi seperti ini, kreatifitas harus terus diasah dan dimaksimalkan. Konsep tersebut kemudian dipadukan dengan cara berfikir yang visioner.

Kota Malang mulai membangun kembali sektor perekonomian. Tulang punggung utamanya sektor ekonomi kreatif UMKM. Demi memaksimalkan hal tersebut, Pemkot Malang menginisiasi adanya Malang Digital Service (Maldis). Hal tersebut dilakukan untuk mendekatkan produsen dan konsumen, selaras saat ini kekuatan ekonomi mulai bergeser dari transaksi langsung menuju e-commerce.

“Bagaimana antara demand dan perusahaan bisa nyambung harus kita kuatkan itu,” imbuh Walikota Malang.

Selain Maldis, ada 4 lagi strategi percepatan lainnya. Di antaranya Malber (Malang berbagi), penguatan penthahelix selama masa covid 19; Malherb (Malang Herbal), pengembangan produk herbal sebagai alternatif suplemen kesehatan masyarakat; Malpro (Malang Beli Produk Lokal), mendorong penguatan ekonomi dan UMKM Lokal; dan Malba (Malang Bahagia) sebagai puncaknya.

“Puncaknya adalah Malang Bahagia. kalo bahagia, imunnya kuat. Kalo memandang sesuatu jangan hanya dilihat saat ini, tapi apa sih yang terjadi dan bagaimana kita bisa mengatasi,” pungkas Walikota Sutiaji. (jaz/rhd)

Baca juga:   Balai Pemasyarakatan Malang Peduli di Masa Pandemi

Baca juga:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *