Kedungkandang Bakal Jadi Ibukota Malang Kedua

Malang, SERU.co.id – Fokus pembangunan di wilayah Kedungkandang terus bergeliat. Dengan adanya mobilitas ke Kedungkandang, diharapkan dapat menguatkan perekonomian di Kecamatan Kedungkandang tersebut. Hingga Walikota Malang Sutiaji menyebut, Kedungkandang akan jadi Ibukota Malang yang kedua.

“Kami akan konsentrasikan pembangunan di Kedungkandang. Kami ingin nanti membuat alun-alun di Kedungkandang. Jadi setelah jembatan Kedungkandang selesai, kini banyak investor yang melirik Kedungkandang,” ungkap Walikota Sutiaji.

Rencana pembangunan Alun-Alun Kedungkandang sendiri menjadi upaya pemerintah memeratakan akses terhadap ruang publik. Sekaligus menghadirkan daya tarik wisata yang turut mendorong pemulihan ekonomi. Hal ini dapat disinergikan dengan potensi pariwisata yang ada seperti Kampung Tematik, makam Ki Ageng Gribig maupun wisata air Rolak.

“Kalau nanti itu (pembangunan, red) kita kejar, maka nanti Kedungkandang akan menjadi ibukota Malang yang kedua,” pungkas Walikota Sutiaji.

Pasalnya, saat ini kondisi Kedungkandang telah memiliki Pusat Perkantoran Terpadu, Islamic Center, GOR Ken Arok, hingga akses Exit Tol. Bahkan dalam Musrenbang Kedungkandang, setidaknya ada 1.125 usulan untuk pembangunan tahun 2022, tertinggi di Kota Malang.

“Jumlah kegiatan usulan Musrenbang yang terakomodir di Kedungkandang itu yang paling tinggi. Untuk tahun 2020 kita mencapai tiga puluh satu persen kegiatan yang terakomodir,” tutur Camat Kedungkandang, Donny Sandito. (ws1/rhd)