Kampung Tematik Kota Malang Tetap Buka Selama PPKM

Malang, SERU.co.id – Forum Komunikasi Kelompok Sadar Wisata (Forkom Pokdarwis) Kota Malang melakukan koordinasi menyikapi Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM), di Kampung Budaya Polowijen, Kota Malang, Minggu (10/1/2021).

Dalam pertemuan tersebut, Forkom Pokdarwis Kota Malang menyepakati bahwa semua kampung tematik di Kota Malang tetap buka dengan penerapan ketat protokol kesehatan.

“Dalam PPKM jelas menyebutkan kita boleh berkegiatan dengan aturan-aturan tersebut. Sehingga disepakati Forkom Pokdarwis, kampung tematik dan lain sebagainya tetap membuka kampungnya untuk kegiatan wisata maupun kegiatan kampungya,” seru Ki Demang, Ketua Forkom Pokdarwis Kota Malang.

Perihal pembatasan jumlah pengunjung, antara aturan dan realitasnya sudah terkondisikan dengan sendirinya. Artinya selama pandemi jumlah pengunjung menurun di bawah 50 persen kapasitas pengunjung.

“Terkait pembatasan jumlah kapasitas pengunjung, Kampung Budaya Polowijen ini bisa menampung 150 orang. Namun saat ini kan tidak ada 20 orang. Tapi kegiatan masyarakatnya tetap jalan,” imbuh Isa Wahyudi, pemilik nama asli Ki Demang.

Sementara pengetatan protokol kesehatan sudah menjadi barang wajib bagi kampung tematik dalam membuka tempat wisatanya. Mengingat masih dalam masa pandemi.

“Dengan mengikuti ketentuan yang berlaku berdasarkan Surat Edaran (SE) Walikota, misalnya mengutamakan prokes. Disini sudah ada tempat cuci tangan, jaga jarak, dan memakai masker,” tutur Penggagas Kampung Budaya Polowijen ini sambil menunjuk hand sanitizer.

Turut hadir perwakilan 10 Pokdarwis di Kota Malang, dari total 21 kampung wisata tematik. Selain itu, forum ini juga membahas progam kalender event di tahun 2021, serta evaluasi tahun 2020 yang harus diperbaiki. (ws1/rhd)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *