Jalan Poros Desa Beraspal, Petani dan Pedagang Desa Kendung Meningkat Pendapatannya

Bojonegoro, SERU.co.id – Melalui dana Bantuan Keuangan Desa (BKD) yang bersumber dari APBD tahun 2021-2022, Pemdes Kendung Kecamatan Kedungadem Kabupaten Bojonegoro sukses selesaikan pengerjaan pengaspalan jalan poros desa tahap I dan tahap II. Pembangunan jalan poros desa tersebut mendapat apresiasi dari warga karena berdampak positif, yakni meningkatnya pendapat. 

Hal ini dirasakan oleh Lasno (50) warga Desa Kendung yang berprofesi sebagai pedagang sembako. Menurutnya, berkat pengaspalan jalan yang melintasi depan rumahnya sekarang aktivitasnya lebih nyaman. Bahkan dampak dari perbaikan jalan poros desa ini bukan hanya dirasakan oleh masyarakat Desa Kendung saja, tapi masyarakat dari Kabupaten Lamongan yang desanya berbatasan dengan Kendung seperti Desa Bangle. Mayoritas masyarakat desa tersebut aktivitasnya melewati jalan poros tersebut mulai dari ke sawah, sekolah, kepasar dan aktivitas lainnya. 

“Saya ini pedagang mas, setiap tiga hari sekali mesti belanja kebutuhan toko ke Pasar Kedungadem dan bahkan ke Pasar Babat, dengan diperbaikinya jalan poros desa ini, bisa mempersingkat dan memperlancar perjalanan saya. Kalau dulu mau ke Pasar Kedungadem membutuhkan waktu satu jam, sekarang cuma 30 menit sudah sampai, lebih hemat waktu dan mungkin lebih irit bensin,” seru Lasno, seperti dilansir dari cahayabaru.id, Kamis (4/8/2022)

Lasno menambahkan, dengan jalan mulus tersebut omset penjualanya usahanya ikut meningkat karena warga tidak malas untuk keluar belanja kebutuhan.

Hal senada juga diungkapkan oleh Priyono (60), warga Kendung lainnya. Warga yang sehari-hari bertani ini menjelaskan dengan diperbaikinya jalan poros desa  yang berada di depan rumahnya meringankan biaya angkut hasil panen sawahnya. 

“Dulu sebelum jalan ini dibangun, saat musim panen petani sangat susah. Karena harus keluar upah dua kali untuk bawa pulang atau jual hasil panen tersebut. Sekarang jalan ini sudah bagus sehingga hasil panen dari sawah langsung bisa diangkut kendaraan dan harga panenan bisa mahal,” tuturnya. 

Kepala Desa Kendung Mulyadi mengatakan, dengan diperbaikinya jalan poros Desa yang mencakup Dusun Takolan, Secang, Sekreng, Sambong, Mejerukan, Kendung sampai Dusun Kelompok dengan panjang 3,880 meter dan lebar 3,9 meter, diharapkan bisa memperlancar mobilitas warga. Harapannya tentu berdampak positif terhadap ekonomi masyarakat.

Menurut Kades, pengaspalan jalan poros Desa Kendung tersebut merupakan prioritas pembangunan Pemdes sejak lama, sebab kondisi jalan sudah rusak, sehingga akses mobilitas masyarakat kurang lancar.

“Ini satu satunya jalan poros Desa Kendung yang menghubungkan Desa Kesongo dan Desa Mojorejo, dan ini adalah jalan alternatif lintas timur ke Kecamatan Sukorame Kabupaten Lamongan. Dengan diperbaikinya jalan ini saya berharap bisa memperlancar ekonomi masyarakat  dan saya mewakili masyarakat Desa Kendung mengucapkan terimakasih kepada Pemerintah Kabupaten Bojonegoro yang telah memberi desa kami lewat BKD,” kata Mulyadi, Kamis (04/08/2022).

Kades Kendung juga meminta kepada masyarakat sekitar khususnya warga Desa Kendung untuk sama sama menjaga dan merawat pembangunan di desanya. (*/ono) 

Sorry, you cant copy SERU.co.id!