Ini Posisi yang Cocok untuk Prabowo di Pemerintahan Jokowi

“Faldo ini cari sensasi buat nambah subscribers. Dia melihat ini peluang buat menambah popularitas, supaya diundang televisi lagi setelah gagal nyaleg. Yang jelas saya ingin menegaskan sikap Gerindra, fokus kami di MK. Kami tidak seperti partai lain yang minta-minta jabatan ke Pak Jokwoi untuk masuk kabinet. Kami tidak datang, lalu deal-deal di belakang layar dengan Pak Jokowi,” kata Andre.

Feri Amsari
Feri Amsari (tribunnews)

Semangat Keadilan

Feri Amsari, Direktur Pusat Studi Konstitusi dari Universitas Andalas berharap kedua capres, yakni Joko Widodo dan Prabowo Subianto segera menggelar rekonsiliasi usai sidang sengketa Pilpres 2019 di Mahkamah Konstitusi.

Tak ada lagi konflik di antara kedua pihak usai MK memutuskan perkara sengketa tersebut. Harapannya publik kan rekonsiliasi. Jangan nanti setelah putusan hal itu berlanjut pada pemidanaan (atas keterangan yang diberikan saksi).

Nantinya kedua pihak tak perlu kembali saling mengancam melaporkan saksi yang diduga memberi keterangan palsu saat sidang MK. Hal tersebut justru akan memperuncing konflik. Terlebih para saksi yang dihadirkan kebanyakan hanya masyarakat biasa, bukan tokoh politik terkenal.

Ingat, yang didatangkan itu bukan politisi tingkat tinggi. Orangnya yang harus diakui oleh kuasa hukum, kadang-kadang mereka takut dan grogi. Lalu kemudian tiba-tiba salah ngomong.
Nah itu ada hal-hal yang perlu dipertimbangkan. Semangat keadilan. Jadi mempidanakan ahli atau saksi di persidangan itu sebenarnya bukan gaya advokat profesional ya.

Kecuali negara merasa ada dirugikan di situ. Majelis hakim MK akan membacakan putusan sengket Pilpres 2019 pada 28 Juni 2019. Hingga saat ini, Jokowi dan Prabowo belum bertemu setelah pemungutan suara 17 April lalu. Padahal, banyak pihak sudah mendorong keduanya bertemu untuk mendamaikan kedua pendukung.  (tribun/dtc/kps/art)