Ikuti SE Bupati Malang, Polres Batu Tutup Pasar Hewan Pujon

Malang, SERU.co.id – Pemerintah Malang menutup sementara pasar hewan di daerah Pujon. Kebijakan ini berlaku sejak 12 Mei 2022. Penutupan pasar hewan itu dilakukan untuk mengantisipasi penyebaran penyakit mulut dan kuku (PMK) yang menyerang ternak sapi.

Kapolres Batu melalui Kapolsek Pujon, AKP. Purwanto Sigit Raharjo mengatakan, penutupan pasar hewan di Pujon sesuai Surat Edaran (SE) Bupati Malang nomor 800/3699/35.07.201/2022 tentang Kewaspadaan Dini Penyakit Mulut dan Kuku (PMK). Surat tersebut terbit per 12 Mei 2022. Bupati Malang, HM Sanusi yang langsung menandatangani surat tersebut.

“Penutupan dilakukan sampai ada pemberitahuan selanjutnya. ” seru Sigit, pada Senin (16/5/2022).

AKP Sigit juga menyampaikan, penerbitan SE tersebut sebagai langkah pencegahan penularan PMK di wilayah hukum Polres Batu. Sebab, tingkat penularan PMK ini diakuinya sangat cepat. Ia menambahkan, berdasarkan catatan Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Kabupaten Malang sampai saat ini, di wilayah Kecamatan Pujon belum ada yang terjangkit penyakit mulut dan kuku.

“Sampai sejauh ini memang belum terkonfirmasi adanya sapi yang terserang. Hingga saat ini Alhamdulillah di pasar hewan Pujon belum ada ternak sapi yang terjangkit PMK,” cetusnya.

Saat ini, Polres Batu beserta instansi terkait tengah melakukan pemantauan secara rutin. Mulai di pasar hewan hingga rumah-rumah ternak hewan di wilayah Kota Batu. Pihaknya juga mengimbau agar para peternak tidak perlu panik dalam menghadapi wabah PMK.

“Sebab meski tingkat penularan mencapai 100 persen, namun resiko kematiannya kecil, asalkan peternak rajin melakukan pencegahan dini,” pungkasnya. (dik/mzm)


Baca juga: