Gubernur Ajak Kerja Extraordinary di Masa Pandemi Covid-19

Mojokerto, SERU.co.id – Sertijab Bupati Mojokerto dan Rapat Paripurna DPRD Kabupaten Mojokerto, dengan agenda Penyampaian sambutan Bupati Mojokerto dan sambutan Gubernur Jawa Timur, Jumat (5/3/2021), di Gedung DPRD Kabupaten Mojokerto, Jl. Raya R.A. Basoeni, Sooko.

Turut hadir dalam acara ini, Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa, Wakil Ketua DPRD Provinsi Jawa Timur Sahat Tua P. Simanjuntak, Bupati Ikfina Fahmawati, Wakil Bupati Muhammad Albarra, Ketua TP PKK Kabupaten Mojokerto Shofiya Hanak Albarra, Pimpinan dan anggota DPRD Kabupaten Mojokerto, Pimpinan OPD Provinsi Jawa Timur serta jajaran Forkopimda Mojokerto.

Dalam sambutannya, Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa mengutip arahan Presiden Republik Indonesia Joko Widodo, menyerukan ajakan untuk bekerja extraordinary (luar biasa) dan penuh inovasi meski dalam pandemi Covid-19.

“Di saat krisis seperti dalam pandemi ini, kita harus bisa mengubah frekuensi. Dari normal, ke extraordinary. Dari yang biasanya kerja rutinitas, jadi kerja inovatif. Cara berpikir juga harus out of the box,” bunyi arahan Presiden Joko Widodo yang diperdengarkan bersama.

Banyak pekerjaan yang harus diselesaikan oleh Bupati dan Wakil Bupati Mojokerto lanjut Khofifah, diantaranya yaitu mempercepat pelaksanaan proyek strategis nasional sesuai dengan Perpres nomor 80 tahun 2019.

“Investasi di Kabupaten Mojokerto ini cukup banyak yang berasal dari penanaman modal asing (PMA). Saya minta PTSP Kabupaten Mojokerto melakukan koordinasi dengan tim PTSP Provinsi dengan intensif, sehingga industri pengelolahan yang sudah cukup signifikan kontribusinya tetap bisa didongkrak,” jelas Khofifah.

Sejalan dengan arahan tersebut, Bupati dan Wakil Bupati Mojokerto menyatakan akan selalu konsisten dalam menjalankan visi misi serta program kerja.

Baca juga:   Bupati: Pemkab Siap Lakukan Operasi Pasar Apabila Dibutuhkan

“Visi kami adalah terwujudnya Kabupaten Mojokerto maju, adil dan makmur melalui penguatan infrastruktur dan peningkatan kualitas SDM. Kami juga punya misi untuk mewujudkan SDM sehat, cerdas, terampil dan produktif dilandasi nilai-nilai keimanan dan ketakwaan. Kami pun ingin membangun kemandirian ekonomi yang berdimensi kerakyatan. Mewujudkan tata kelola pemerintahan yang berintregitas, akuntabel, bersih, dan transparan. Serta, pemerataan dan perluasan pembangunan infrastruktur semua sektor demi mendorong pertumbuhan ekonomi, sosial, budaya, dan pelestarian lingkungan,” beber Ikfina. (mrg/mzm)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *