Dua Mahasiswa UB Sumbang Emas dan Perak Pekan Paralimpik Nasional XVI Papua

Malang, SERU.co.id – Universitas Brawijaya (UB) ikut berpartisipasi dalam Pekan Paralimpik Nasional (Peparnas) XVI. Hasilnya cukup membanggakan, dua mahasiswa berjaya dalam lomba yang diselenggarakan di Papua beberapa waktu lalu.

Kedua mahasiswa itu adalah, Ken Swagumilang, mahasiswa FEB UB penyandang disabilitas daksa yang meraih medali emas untuk cabang lomba panahan compound elite putra. Serta Ayu Meilindatul Hikmah, mahasiswa disabilitas netra di Prodi Psikologi FISIP UB yang meraih medali perak cabang olahraga tolak peluru putri.

“Persiapan untuk menghadapi Peparnas selama tujuh bulan. Serta saya harus mengikuti berbagai seleksi hingga bisa menjadi perwakilan Provinsi Bali,” seru Ayu Meilindatul Hikmah.

Ia mengaku, Peparnas XVI merupakan pengalaman pertamanya mewakili UB dan provinsi Bali. Karena dirinya belum pernah mengikuti ajang yang sama. Sementara Ken mengaku tidak ada persiapan khusus menghadapi Peparnas XVI Papua.

“Tidak ada persiapan khusus sih sebenernya, cuma latihannya harus minim stress,” ujar Ken Swagumilang.

Mereka berpesan kepada teman-teman sesama disabilitas di UB untuk tetap bersemangat dalam mengejar prestasi, baik akademik maupun non akademik. Sebab semua pasti mempunyai kemampuan dari berbagai hal. Sebagai mahasiswa harus tetap semangat, berusaha dan mengasah kemampuan sesuai minat dan bakat, entah itu dalam bidang olahraga, seni maupun lainnya.

“Siapa tahu dari situ teman-teman dapat mengikuti ajang perlombaan dan menjadi juara,” optimisnya.

Selanjutnya, dari hasil perolehan medali tersebut, mereka berharap dapat memberikan motivasi kepada penyandang disabilitas yang lain. Bahwa tidak ada yang tidak mungkin, asalkan mau berusaha mencapainya. (jaz/rhd)


Baca juga: