DPRD Kota Malang Buat Skema Siswa Tatap Muka April Mendatang

Malang, SERU.co.id – Kabar wacana uji coba sekolah tatap muka rencana bakal direalisasikan bulan April mendatang. DPRD Kota Malang telah membuat skema teknis, bagaimana siswa dapat masuk sekolah. Setelah dua semester lebih melaksanakan pembelajaran dalam jaringan (daring).

Ketua DPRD Kota Malang, I Made Riandiana Kartika mengatakan, telah membuat skema dibuat tiga shift masuk sekolah. Pukul 07.00 sampai 10.00, 11.00 hingga 14.00, dan berlanjut shift terakhir jam dua sing sampai empat sore.

“Kita kemarin buat skema begitu, ya dicoba saja dulu. Sambil melihat guru-guru divaksin dulu, kemudian murid sekarang target divaksin juga,” seru I Made Riandiana.

Selain itu, pihaknya mengatakan masih akan menunggu vaksin anak yang diusulkan. Karena vaksin lansia sudah berjalan. Siswa yang umurnya cukup dan memenuhi, bisa dimasukkan vaksin bagi dewasa.

“Siswa SMA yang 17 tahun, saya rasa sudah bisa diikutkan kok,” ungkap politikus PDI-P ini.

Pihaknya telah menginstruksikan dewan terkait, untuk berkoordinasi dengan Dinas Pendidikan. Tidak hanya menuntaskan vaksinasi bagi guru, namun juga memperbaiki sarana dan prasarana kelas atau sekolah yang telah lama tak ditempati.

“Kami sudah memanggil Komisi B, sudah menghiring Dinas Pendidikan untuk menganggarkan,” beber Ketua DPC PDI-P Kota Malang ini, kepada SERU.co.id.

DPRD Kota Malang bakal mensupport jika memang harus mengeluarkan anggaran. Bahkan kalau tidak ada di PAK, bisa dianggarkan lagi, sebagai pemeliharaan gedung misalnya. Lantaran kelas atau gedung yang sudah tidak ditempati, dimungkinkan ada kerusakan.

Pemeliharaan atau pembersihan ruang kelas harus menjadi perhatian. Menurutnya, jangan sampai ada siswa yang ketika sudah tatap muka, malah terserang demam berdarah. Karena nyamuk di dalam ruang kelas lembab.

Baca juga:   Bappenas Tunjuk UB Fasilitator Mahasiswa Asing

“Bukan April ini kelas tiga dulu yang dimasukkan, sebagai persiapan dari wisuda atau mereka biar ketemu,” tandasnya. (ws1/rhd)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *