DPRD Banyuwangi Siap Anggarkan Pembangunan Pasar Kalibaru

Banyuwangi, SERU.co.id – Pasaca kebakaran hebat yang menghanguskan puluhan kios dan los pasar Kalibaru, Desa Kalibaru Wetan, Kecamatan Kalibaru, Minggu (10/10/2021) dini hari. Kepala Koperasi UMKM dan Perdagangan Kabupaten Banyuwangi, Rr. Nanin Oktoviantie bersama anggota Komisi 1 DPRD Banyuwangi, Syamsul Arifin langsung mendatangi lokasi kebakaran.

Samsul Arifin mengatakan kebakaran yang menghanguskan puluhan kios dan los pasar itu melumpuhkan aktivitas perdagangan di pasar tersebut.

“Sebanyak 29 kios dan los pasar yang terbakar, yang mengakibatkan perdagangan lumpuh,” kata Syamsul Arifin kepada SERU.co.id.

Anggota Komisi i DPRD Banyuwangi, Syamsul Arifin (pakai masker putih) saat meninjau pasca kebakaran di pasar Kalibaru, Minggu (10/10/2021) pagi. (Hafid Bahtiar, SERU.co.id) - DPRD Banyuwangi Siap Anggarkan Pembangunan Pasar Kalibaru
Anggota Komisi i DPRD Banyuwangi, Syamsul Arifin (pakai masker putih) saat meninjau pasca kebakaran di pasar Kalibaru, Minggu (10/10/2021) pagi. (Hafid Bahtiar, SERU.co.id)

Anggota Komisi 1 berharap agar perdagangan kembali pulih, hendaknya pemerintah kabupaten (Pemkab) Banyuwangi mendirikan kios dan los pasar darurat.

“Secepatnya Pemkab Banyuwangi harus mendirikan kios darurat, entah itu pakai terpal dahulu agar pedagang bisa berdagang, dan perekonomian tidak terganggu,” harapnya.

Syamsul mengungkapkan karena saat ini sedang pembahasan Kebijakan Umum Anggaran Prioritas dan Plafon Anggaran Sementara (KUA-PPAS) 2022, pihaknya akan mengalokasikan anggaran untuk pembangunan pasar Kalibaru.

“Saat ini sedang pembahasan KUA, saya akan mengajukan anggaran pembangunan pasar Kalibaru untuk anggaran tahun 2022. Sehingga pada tahun 2022 mendatang pasar ini akan dibangun, dan pedagang bisa menempati kios yang terbakar ini,” ujarnya.

Plt Kepala Dinas Koperasi UMKM dan Perdagangan, Rr. Nanin Oktoviantie melalui Kabid Pasar, Nawari mengatakan terkait kebakaran ini pihaknya menyarahkan ke Polsek Kalibaru, dan terkait konfirmasi langsung ke Kapolsek Kalibaru.

“Sesuai kesepakatan, untuk konfirmasi langsung ke Pak Kapolsek Kalibaru saja, jadi satu pintu,” kata Nawari.

Ditempat yang sama, Kapolsek Kalibaru, AKP Abdul Jabar mengatakan pertama kali bangunan kios yang terbakar ini terjadi di kios pedagang sembako milik Subandi.

“Kami masih melakukan penyelidikan, apa pemicu terjadinya kebakaran ini,” kata AKP. Subandi.

Diketahui, Pasar Daerah Kelas 1 Kalibaru, desa Kalibaru Wetan, Kecamatan Kalibaru pada Minggu (10/10/2021) sekitar pukul 00.30 dinihari terjadi kebakaran. Sebanyak 29 kios hangus terbakar. Untuk memadamkan koran api tersebut, dikerahkan sebanyak tujuh unit Pemadam Kebakaran (Damkar).

Untuk memadamkan kobaran api tersebut, pasukan Damkar berhasil memadamkan api selama tiga jam. Meski tidak memakan korban jiwa, kebakaran yang menghanguskan puluhan kios pasar tersebut merugikan sebesar Rp 800 juta.

“Tidak ada korban jiwa dalam tragedi kebakaran itu, diperkirakan kerugiannya mencapai Rp 800 jutaan,” tandas Kapolsek Kalibaru, AKP Abdul Jabar. (aar)


Baca juga: