DLH Rapikan Kabel Semrawut Kayutangan Heritage

Malang, SERU.co.id – Meski sudah menarik untuk dikunjungi wisatawan, Kayutangan Heritage masih menyisakan pekerjaan rumah. Selain parkir, juga pemandangan tidak nyaman dengan kabel yang semrawut alias berantakan disepanjang Jalan Basuki Rahmad.

Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Malang sedari pagi mulai melakukan perapian kabel ala kadarnya. Kepala DLH Kota Malang, Wahyu Setianto mengungkapkan, kabel tersebut beberapa berasal dari swasta yang ditertibkan. Pihaknya hanya mengikat dan menali, karena bukan menjadi kewenangan DLH.

“Setelah kita tali dan kita ikat, sudah lebih lumayan, terlihat lebih rapi,” seru Wahyu Setianto, Rabu (12/1/2022).

Selanjutnya, penataan kabel-kabel dilakukan oleh Tim Lampu Taman dengan diperkuat sebanyak delapan personel. Kurang lebih jika diprosentasikan sekitar 80 persen dari seluruh kabel di sepanjang kawasan Kayutangan sudah lumayan rapi.

“Ya sekitar 80 persen sudah oke dan rapi. Sisanya sebelah barat tidak terlalu banyak perlu ditali lagi,” ungkapnya.

Wahyu menambahkan, untuk tida mengganggu pandangan mata, kabel-kabel tersebut akan ditanam di bawah tanah sesuai dengan rencana awal dari Pemkot Malang. Sehingga kawasan Kayutangan bebas dari kabel yang menggangu pemandangan

“Pemkot kan sudah punya rencana, dan PU nanti menyiapkan gorong-gorong itu nanti sekalian kabelnya di bawah tanah. Memang idealnya ya seperti itu,” ungkap Wahyu..

Selain itu, DLH juga membersihkan sepanjang kawasan tersebut. Pasalnya beberapa sudut Kayutangan memang tampak mulai ditumbuhi rumput liar. Ditambah menata atap bangunan yang sedikit bergeser.

Jumlah personel yang terlibat tidak kurang dari 200 orang. Kegiatan bersih-bersih tersebut sebenarnya sudah diwacanakan. Kedepan akan dirutinkan setiap sebulan sekali, agar Kawasan Kayutangan Heritage benar-benar terjaga dan bersih.

Sehingga pengunjung bertambah banyak dan warga lebih nyaman, karena tertata dengan bagus. Apalagi disana disebut tidak boleh ada PKL, sehingga pasti nanti lebih nyaman.

“Jadi masyarakat tidak perlu keluar kota, cukup disini saja berwisatanya,” pungkasnya. (jaz/rhd)


Baca juga: