Disparta Batu Kesulitan Deteksi Kunjungan Wisman

Batu, SERU.co.id – Dalam database milik Dinas Pariwisata Kota (Disparta) Batu, kunjungan wisatawan mancanegara masih menunjukkan angka nol. Sebab wisatawan Mancanegara yang datang, lebih banyak yang bersifat backpacker traveller. Dalam artian, para turis mancanegara lebih banyak memilih akomodasi homestay atau villa kecil ketimbang hotel.

Kepala Dinas Pariwisata Kota Batu, Arief As Siddiq mengatakan, data base yang biasa dihimpun Disparta Batu adalah dari menghitung tamu-tamu hotel. Itulah yang menjadi sebab, angka kunjungan Wisman masih terhitung nihil. Padahal dalam beberapa event di Kota Batu, tamu wisman bisa terlihat.

“Wisatawan mancanegara yang hanya singgah sudah banyak juga. Contohnya waktu ada event 1000 bantengan minggu lalu,” serunya.

Selain kendala penghitungan wisman dari sisi akomodasi yang biasa digunakan, Disparta Batu juga memiliki kendala lain dalam hal mendeteksi wisatawan mancanegara. Yakni tiap destinasi wisata masih belum melakukan pemisahan pengunjung secara detail. Tiket masuk ke obyek wisata masih sama antara wisatawan domestik maupun mancanegara.

“Sehingga saat pelaporan kunjungan wisata, hanya disodorkan angka kunjungan wisata secara global,” tuturnya.

Untuk meningkatkan kunjungan, mantan kepala Dinas Bina Marga Kota Batu itu juga mengatakan masih ada peluang mendatangkan tamu wisata di sisa setengah tahun ini. Khususnya saat peak season akhir tahun dan saat libur Natal dan Tahun Batu 2023. Sebab, waktu-waktu tersebut menjadi ladang besar untuk menggaed wisatawan.

“Kita masih ada agenda dalam kalender wisata. Khususnya nanti di bulan Oktober akan ada Batu Street Food Festival. Event ini menjadi agenda nasional dalam kemenparekraf,” imbuhnya.

Sorry, you cant copy SERU.co.id!