Dapur Umum Isoman Gadang Jatah Beragam Menu Makanan

Malang, SERU.co.id – Sekitar 91 orang warga Kelurahan Gadang yang menjalani isolasi mandiri (isoman) mendapatkan penanganan istimewa. Dapur Umum yang disiapkan atas inisiatif warga menyediakan variatif menu masakan bagi isoman.

Kepala Kelurahan Gadang, Denny Surya W menuturkan, nasi kotak yang disiapkan sejumlah banyaknya isoman. Menu yang diberikan bermacam-macam secara berkala setiap pagi dan sore.

“Menu sore ini pecel lele, tadi pagi rawon. Dari puskesmas untuk makan bagi isoman tidak harus sembarangan,” seru Denny Surya W di Posko Dapur Umum Isoman, Kamis (22/7/2021).

Terlihat menu untuk besok sudah tertulis di whiteboard kecil di area masak ‘Dapur Umum’. Jadwal menu masakan Jum’at (23/7/2021) pagi hari yaitu nasi putih, sayur sop, telur ceplok, tempe goreng dan jeruk. Sementara untuk menu sore hari, berupa nasi putih, oseng manisa, tempe goreng, ayam goreng dan buah jeruk.

Pihaknya menjelaskan, telah mengajukan obat-obatan kepada Dinas Kesehatan Kota Malang untuk relawan Dapur Umum. Karena isoman sudah mendapat jatah dari puskesmas wilayah melalui RT/RW, maka petugas masak di Dapur Umum juga diperhatikan.

img 20210722 wa0109
Kepala Kelurahan Gadang, Denny Surya W menuturkan kondisi warganya. (jaz)

“Karena mereka bekerja sampai malam, subuh-subuh sudah masak lagi,” ujarnya.

Menurutnya, yang harus diperhatikan bukan orang yang terpapar saja, tapi juga yang kontak erat, yakni keluarga satu rumah. Banyak bantuan isoman yang harus mensyaratkan hasil tes PCR, dinilai kurang efektif. Karena memang satu keluarga tidak semuanya positif, tapi juga diisolasi.

“Disini kita berpikirnya bukan yang positif saja, tapi juga menjalani isolasi itu harus kita beri asupan,” terangnya, kepada SERU.co.id.

Pihaknya menegaskan, yang paling utama melibatkan semua elemen masyarakat dalam penanganan pandemi. Banyak orang awam ketika terpapar covid-19, kenapa menolak dan keberatan dikatakan Covid. Bukan karena sakitnya, melainkan respon stigma masyarakat.

Baca juga:   Tiga Langkah Pencegahan dan Penanganan Dini Terpapar Covid-19

“Dengan Dapur Umum ini masyarakat (isoman) menyadari tidak sendirian. Saya bersama 91 orang lainnya. Dan warga bukan menunjukkan stigma negatif, bukan mengucilkan, tapi memberikan simpati dan empati,” ungkapnya.

Diketahui Dapur Umum warga Kelurahan Gadang diinisiasi oleh warga melalui hasil rembugan pada 15 Juli 2021. Kemudian keesokan harinya, 16 Juli 2021 melayani warga isoman. Dengan waktu pendistribusian, pagi sekitar pukul 09.00-10.00 dan sore 15.00-16.00 oleh perwakilan koordinator ke rumah-rumah isoman. (jaz/rhd)

Baca Juga :

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *