Bripda R yang Diduga Jadi Penyebab NW Bunuh Diri Kini Jadi Tersangka

Mojokerto, SERU.co.id РKasus bunuh diri seorang mahasiswa berinisial NW mendapatkan perhatian publik. Hal ini lantaran kisah berat yang dialami NW sebelum memutuskan untuk mengakhiri hidupnya. NW diduga nekat bunuh diri usai diperkosa, hamil, hingga dicampakkan pacar dan keluarganya.

Identitas sang pacar yang merupakan seorang anggota polisi berpangkat R, akhirnya terungkap ke publik. Dalam keterangan resmi terbaru, Bripda R kini telah diamankan di Polres Kabupaten Mojokerto dan ditetapkan sebagai tersangka.

“Malam ini kami sudah mengamankan seseorang yang inisialnya adalah RBHS yang mana yang bersangkutan profesinya adalah seorang polisi yang bertugas di Polres Pasuruan Kabupaten,” ungkap Wakapolda Jawa Timur Brigjen Pol Slamet Hadi Supraptoyo, Sabtu (4/12/2021) malam.

Slamet menerangkan, NW dan R telah mengenal satu sama lain sejak 2019. Mereka kemudian menjalin hubungan asmara hingga berhubungan badan yang menyebabkan NW hamil.

“Korban dan anggota Polri ini sudah berkenalan sejak Oktober 2019. Pada saat itu sedang nonton bareng distro baju yang ada di Malang. Keduanya pun akhirnya berkenalan dan bertukar nomor Handphone hingga terjadi hubungan (berpacaran),” kata Slamet.

Slamet menjelaskan, NW dipaksa oleh R untuk melakukan aborsi dua kali, yaitu pada Maret 2020 dan Agustus 2021. Aborsi yang pertama dilakukan saat usia kandungan masih berusia mingguan, sedangkan aborsi yang kedua dilakukan saat usia janin masuk 4 bulan.

Barang bukti yang ditemukan bersama jasad NW. (ist) - Bripda R yang Diduga Jadi Penyebab NW Bunuh Diri Kini Jadi Tersangka
Barang bukti yang ditemukan bersama jasad NW. (ist)

R dijerat melanggar hukum internal sebagaimana diatur dalam Perkap Nomor 14 Tahun 2011 tentang kode etik yaitu pada Pasal 7 dan 11.

“Secara pidana umum juga akan dijerat Pasal 348 Juncto 55, ini adalah langkah – langkah yang akan dilakukan oleh anggota Polri,” sebut Slamet.

“Kita akan menerapkan pasal – pasal tersebut kepada anggota yang melakukan pelanggaran. Sehingga tidak pandang bulu, dan hari ini yang terduga sudah diamankan di Polres Mojokerto Kabupaten,” imbuhnya.

Selain mengamankan pacar NW, polisi masih terus mendalami penyebab bunuh diri NW. Dari hasil yang diterima kepolisian, ditemukan potasium dalam bekas minuman NW. Sementara itu, dari hasil visum tidak ditemukan adanya unsur kekerasan.

 Sebelumnya, jasad NW ditemukan tidak bernyawa di samping makam ayahnya. Ia diduga mengalami depresi lantaran menerima banyak tekanan. Bukti-bukti NW mengalami depresi terekam lewat jejak digital yang ditinggalkannya sebelum bunuh diri. Ia banyak menceritakan kisahnya dan menyinggung soal bunuh diri. (hma/rhd)


Baca juga:

Sorry, you cant copy SERU.co.id!