Berkat Prestasi, MTsN 1 Kota Malang Miliki Gedung Asrama Terpadu SBSN

Malang, SERU.co.id – MTsN 1 Kota Malang (Matsanewa) kini memiliki Gedung Asrama Terpadu atau Gedung SBSN di area belakang MTsN 1 Kota Malang. Gedung yang dibangun menggunakan pembiayaan dari Surat Berharga Syariah Negara (SBSN) ini, merupakan penghargaan atas prestasi Matsanewa pada tahun-tahun sebelumnya.

Kepala Kementerian Agama (Kemenag) Kota Malang, Dr H Muhtar Hazawawi MAg mengucapkan rasa syukur yang mendalam kehadirat Allah SWT atas karunia yang diberikan dalam proses pembangunan dalam waktu 140 hari tersebut.

“Luar biasa alhamdulillahirabbil alamin. Pembangunan SBSN di MTsN 1 Kota Malang telah dirampungkan. Selama 140 hari dengan biaya 10,2 miliar. Mudah-mudahan Allah memberkahi, memberikan ridhoi, maslahat manfaat dunia akhirat,” seru Muhtar Hazawawi.

Catatan prestasi yang telah diraih oleh MTsN 1 Kota Malang sepanjang tahun 2020 sangat banyak. Total 415 prestasi akademik dan non akademik sepanjang Januari hingga Desember 2020. Di antaranya terbagi 82 prestasi tingkat internasional, 169 prestasi tingkat nasional, 82 prestasi tingkat provinsi Jatim dan 142 prestasi tingkat Kota Malang.

Gedung Asrama Terpadu dibangun dengan empat lantai, dengan beberapa bagian ruangan dalam peruntukannya. Sekaligus menambah perluasan fungsi gedung asrama lama yang bersebelahan.

“Gedung ini berdiri empat lantai. Lantai pertama sebagai aula dan pengembangan diri. Lantai dua untuk ibadah dan belajar. Lantai tiga dan empat untuk asrama siswa,” tutur Kepala MTsN 1 Kota Malang, Drs Samsudin MPd.

Kepala MTsN 1 Kota Malang, Drs Samsudin MPd. (ws1) - Berkat Prestasi, MTsN 1 Kota Malang Miliki Gedung Asrama Terpadu SBSN
Kepala MTsN 1 Kota Malang, Drs Samsudin MPd. (ws1)

Sebagai asrama, kapasitas daya tampung untuk siswa/santri ma’had baru ada penambahan sejumlah 144 santri. Dimana masing-masing lantai (3 dan 4) memiliki 6 kamar berkapasitas 12 santri.

“Alhamdulillah ada tambahan kapasitas 144 santri. Sehingga insyaallah itu akan memberikan kemudahan bagi anak-anak yang mau masuk asrama atau ma had. Mulai dari kelas tujuh, delapan dan sembilan,” ungkap pria asal Pasuruan ini.

Baca juga:   Pemuda Pengedar Sabu-Sabu Asal Tropodo Diringkus

Namun untuk bisa menempati Asrama Terpadu ini, harus melalui beberapa rangkaian tes terlebih dahulu. Sekaligus mengetahui kemampuan siswa dalam pengetahuan keislaman.

“Ada persyaratan masuk seperti seleksi administrasi, baca tulis huruf arab, hafalan/bacaan Al-Qur’an dan wawancara,” imbuh Samsudin.

Meskipun sudah rampung, namun pihak MTsN 1 Kota Malang masih menunggu peresmian secara bersama oleh Kemenag Jawa Timur. Rencananya ada 23 titik gedung SBSN di seluruh Jawa Timur yang akan diresmikan bersama.

“Akan diresmikan bersama-sama, namun belum tahu pasti tanggalnya,” tandas Samsudin. (ws1/rhd)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *