Beranjak dari Pendidikan untuk Anak Bangsa oleh Pemuda Peduli

SERU.co.id – Perjuangan hidup pasti dialami oleh setiap orang dan kerasnya kehidupan bisa ditemui dimana saja. Hal tersebut membuat sebagian orang menyerah karena kekurangan, walaupun begitu orang-orang peduli dan ingin merubah dunia pun masih banyak.

Pemuda Peduli hadir pada tahun 2016 untuk menolong mereka yang tertinggal. Yayasan yang beralamat di Jalan Sukawarna Nomor 12, Cicendo, Kota Bandung ini terbentuk oleh lima orang anak muda yang diprakasai oleh Pringga Fitradi. Pada awalnya Yayasan ini ingin merubah dan membawa anak-anak  di Desa Ciberes, Patok Beusi, Subang, yang dekat dengan Jalur Pantura ke arah masa depan yang positif. Jalur Pantura sendiri merupakan jalur yang terkenal dengan warung remang-remang. Sehingga banyak ditemukan anak SMP yang bercita-cita ingin menjadi Pekerja Seks Komersial (PSK).

“Desa Ciberes yang memang dekat dengan Jalur Pantura, sarat sama warung remang-remang. Cita-cita anak SMP disana mau jadi PSK, dan kita berusaha untuk merubah itu membawa mereka ke arah masa depan yang positif,” jelas Direktur Marketing Pemuda Peduli Resti Nurul, Sabtu (22/6/2019). Kegiatan pertama yang dilakukan dengan merubah tempat belajar dan mengaji anak-anak tersebut. Ketika itu tempat belajar tersebut sangat tidak layak untuk dipakai, namun disana terdapat anak-anak yang memiliki semangat untuk belajar.

“Mereka hidup ditengah masyarakat yang memang ketika lulus SMP, kemungkinan untuk lanjut ke SMA-nya kecil. Melihat hal tersebut, akhirnya Pringga membangun Mushalla dari dana CSR (Corporate Social Responsibility) perusahannya,” ujarnya. AYO BACA : Paguyuban Sapedah Baheula yang Diakui Dunia Internasional Setelah pembangunan selesai, pada tahun 2016 Pemuda Peduli kemudian membuat program dengan nama Bina Desa Pendidikan.

Baca juga:   Tiga Langkah Pencegahan dan Penanganan Dini Terpapar Covid-19

“Kegiatannya datang ke Mushalla itu setiap hari sabtu untuk mengajar, pelajarannya yang sesuai dengan kebutuhan mereka,” tuturnya. Pemuda Peduli adalah Organisasi Non Pemerintah yang bergerak dalam pengembangan dan pembangunan desa. Yang memiliki tujuan untuk membentuk karakter anak bangsa.  “Karena karakter anak bangsa menurut kita itu sangat penting. Ketika karakter anak-anak bangsa kita bagus atau positif, sudah pasti bangsa kita bisa maju,” ucapnya.

Seiring berjalannya waktu, kegiatan yang dijalankan pun tidak hanya di bidang pendidikan. Namun, juga ada ekonomi, kesehatan, dan social traveling. Tahun kedua berjalannya kegiatan yang dilakukan oleh Pemuda Peduli, yayasan ini juga melakukan hal yang sama di desa yang terletak di Kabupaten Bandung Barat. Tepatnya di Desa Cicaka Hilir dan Desa Sirnajaya. (Siti Julaeha)  

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *