7.300 Maba dan Mala UM Siap Ikuti PKKMB Pekan Depan

Malang, SERU.co.id – Meski dalam kondisi pandemi, sekitar 7.300 mahasiswa baru (maba) dan mahasiswa lama (mala) Universitas Negeri Malang (UM) mengikuti Pengenalan Kehidupan Kampus bagi Mahasiswa Baru (PKKMB) UM Tahun 2020, selama 4 hari, mulai Senin-Kamis (21-24/9/2020). Dikemas dengan model daring asinkron, yaitu semuanya dilakukan secara online tapi tidak langsung.

“Sekitar 7.300 mahasiswa tersebut, gabungan 7.000 maba dan 300 mala yang ikut PKKMB, karena sebelumnya tidak ikut. Sengaja dibuat model asinkron, selain protokol kesehatan, agar mahasiswa bebas akses kapanpun dan dimanapun, seperti YouTube. Namun memiliki batasan waktu pada tugas yang diberikan,” ungkap Dr Muarifin MPd, Wakil Rektor III UM, saat launching PKKMB di gedung A3, Jumat (18/9/2020).

Disebutkannya, setiap hari akan ada tugas-tugas yang harus dikerjakan, berupa materi-materi yang dikemas dalam bentuk video, PPT, suplemen/narasi. Penyelesaian tugas ini sekaligus mengukur tingkat kehadiran maba dan mala dalam PKKMB.

“Melalui sistem asinkron ini mahasiswa memang diberikan kebebasan, tapi tetap harus sesuai dengan panduan yang ada terkait pengerjaan tugasnya. Jadi sifatnya seperti modul belajar seperti PJJ (Pembelajaran Jarak Jauh). Sehingga mahasiswa bisa self learning dari konten-konten tersebut, kemudian mengerjakan tugasnya,” beber Muarifin, didampingi Wakil Ketua PKKMB, Dr Yusuf Hanafi.

Para perwakilan unit mahasiswa menyimak konsep PKKMB UM. (rhd)

Materi yang diberikan terbagi dua jenis, yaitu materi yang bersifat keuniversitasan dan materi yang bersifat kefakultasan yang disesuaikan dengan karakteristik dari masing-masing fakultas dan jurusan.

“Dengan model daring asinkron, maka tidak ada komunikasi langsung dengan panitia, seperti di beberapa kampus. Sehingga menghindarkan dari bullying, kekerasan verbal, arogansi, dan lainnya, antara senior dan maba. Tidak ada aturan pakaian harus gimana, karena asinkron,” timpalnya, disela penyamaan visi misi PKKMB di depan perwakilan BEM, UKM, dan organisasi kemahasiswaan lainnya.

Baca juga:   Manfaatkan Sarang Tarantula Jadi Kasa Kaspro

Sementara itu, Wakil Ketua Pelaksana PKKMB,

Dr Yusuf Hanafi, mengatakan, ada tiga aplikasi yang bisa diakses di website PKKMB UM. Dimana berisi panduan, petunjuk teknis, jadwal dan segala info terkait PKKMB.

“Tujuan PKKMB itu untuk membekali mahasiswa baru agar memiliki kesadaran berbangsa dan bernegara, dan lebih cepat beradaptasi dengan kehidupan akademik dan lingkungan kampus UM,” ungkap Yusuf.

Juga memiliki rasa cinta dan bangga terhadap bangsa, negara, dan Almamater UM; Mengenali gambaran umum UM yang meliputi: sejarah, visi, misi, dan tujuan UM serta unit-unit kelembagaan yang ada di UM; Dan memahami peraturan akademik dan kemahasiswaan yang berlaku di UM.

Sementara asas pelaksanaan PKKMB UM, memiliki unsur Akademis, bermuatan konten, nilai-nilai, dan kaidah-kaidah keilmuan; Edukatif, bersifat mendidik dan membelajarkan, terhindar dari kekerasan, pelecehan, dan pemaksaan; Efektif, mencapai tujuan yang sudah ditetapkan. (rhd)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *