Kota Malang, SERU – Animo gamers milenial cukup tinggi terhadap gelaran KAI Esports Exhibition, Goes to Malang, di UMM Dome, selama 2 hari, Sabtu-Minggu (12-13/10/2019). Pasalnya, dari ribuan peserta yang mendaftar hanya dibatasi 833 peserta baik individu maupun grup.

“Responnya sangat luar biasa. Ada 833 peserta individu dan grup. Sebenarnya ada ribuan peserta yang daftar, dilihat dari visitor web. Bukannya kita membatasi, namun karena terbatasnya waktu hanya 2 hari, ya terpaksa kuota peserta segitu. Tak hanya dari Malang dan Jatim, namun juga berbagai kota di luar Jatim,” seru Asdo Artriviyanto, Corporate Deputy Director of Passenger Transport Marketing and Sales KAI, saat membuka KAI esports Exhibition, Goes to Malang di Dome Universitas Muhammadiyah Malang (UMM), Sabtu (12/10/2019).

Pembukaan KAI Esports Exhibition, Goes to Malang, di UMM Dome.

Melalui kegiatan ini, lanjut Asdo, KAI menargetkan ada peningkatan segmen konsumen milenial. Salah satunya melalui peningkatan user KAI Access, dimana ketika pengunjung mendapatkan potongan tiket masuk 50 persen jika sudah memiliki KAI Access. “Termasuk peserta harus memiliki KAI Access. Target kami mewujudkan segmen milenial pada range 26-36 persen dari total populasi masyarakat Indonesia,” tambah Asdo.

Selain apresiasi kepada kaum milenial, melalui ajang ini, KAI ingin memperkenalkan aplikasi KAI Access kepada para gamers dan milenial, serta masyarakat secara luas. “KAI menilai kaum milenial merupakan bagian dari pelanggan yang sangat potensial. Untuk itu, kami garap segmen pasar ini,” beber Asdo.

Dalam KAI esports Exhibition, Goes to Malang ini,  KAI menyelenggarakan lomba Mobile Legends, Free Fire, Tekken 7, PES 2020, Chess Rush serta Cosplay Competition, dengan total hadiah yang diperebutkan sebesar Rp 50 juta.

Tim gamers serius menyelesaikan misi battle. (rhd)

Dalam perhelatan ini, KAI menyediakan diskon sebesar 10 persen untuk pembelian tiket KA Komersial di Booth KAI. Tersedia pula booth lainnya seperti booth anak usaha KAI, kuliner, UMKM, wisata, perbankan, komunitas, dan booth menarik lainnya. Untuk memeriahkan acara, KAI menghadirkan Dipha Barus feat Monica Karina untuk menghibur para pengunjung.

Tercatat pada 2019, jumlah kaum milenial di Indonesia diproyeksi sebanyak 23,77 persen dari total populasi Indonesia, yaitu mencapai 63,7 juta jiwa. Sementara kaum milenial pengguna KAI Access lebih dari 50 persen, dimana yang terbanyak ada pada rentang usia 20-25 tahun sebanyak 36 persen. Mereka erat sekali kaitannya dengan gaming, media sosial, dan traveling.

“KAI Access menawarkan berbagai kemudahan untuk mereka gunakan dalam kegiatan traveling para kaum milenial. Melalui eksistensi mereka di social media saat melakukan perjalanan dengan kereta api, merupakan bentuk promosi layanan kereta api yang kini sudah semakin baik,” tandas Asdo.

Salah satu penampilan Cosplay. (rhd)

Sebelumnya, KAI Travel Fair diadakan tiap tahun, yang didukung beberapa anak perusahaan, Food truck, dan perusahaan swasta lainnya. Tahun ini, generasi milenial menjadi target pasar PT KAI. Sehingga KAI Esports Exhibition dirasa tepat sebagai upaya menggaet anak muda untuk menggunakan kereta api. Pasalnya E-sport merupakan hobi yang digandrungi milenial.

Dimulai Maret di GBK, KAI Travel Fair mengusung tema traveling milenial. Menginjak bulan Agustus, mulai dihelat KAI Esports Exhibition di Yogyakarta, dilanjutkan Malang di Dome UMM. (rhd)

Tinggalkan Balasan