Malang, SERU.co.id – Anggota Komisi E DPRD Provinsi Jawa Timur, Dr. Sri Untari MAP,  meminta kepada seluruh elemen masyarakat agar bersama mengawasi penggunaan anggaran bantuan sosial pada penerapan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) di kawasan Malang Raya (Kota Malang, Kabupaten Malang, Kota Batu).

“Anggaran yang digelontorkan Pemprov Jawa Timur untuk PSBB Malang Raya sebesar Rp 58,9 miliar. Anggaran tersebut untuk memenuhi kebutuhan di lima sektor, makanya masyarakat harus ikut mengawasi,” seru Sri Untari.

Untari mengatakan, pengawasan bersama ini penting dilakukan agar tidak ada penyelewengan anggaran yang dikhususkan bagi masyarakat yang terdampak pandemi Covid-19. “Terlebih agar anggaran bisa tepat sasaran kepada yang benar-benar membutuhkan,” tegas Sri Untari.

Pihaknya menjelaskan, beberapa hari terakhir banyak mendengar adanya keluhan warga yang tidak mendapatkan bantuan sosial, padahal termasuk kategori masyarakat yang tidak mampu. Sedangkan, beberapa masyarakat yang masuk dalam kategori mampu malah mendapat bantuan dari pemerintah daerah. “Temuan kami di lapangan dan aduan, rupanya masih banyak data yang kurang up to date. Banyak warga yang kategori tidak mampu, malah tidak dapat bantuan. Kondisi ini cukup miris dan perlu ada tindakan cepat untuk mengatasinya,” ujarnya

Selain itu, Sri Untari juga menemukan adanya bantuan dari pemerintah yang kurang dari data yang ada, sehingga hal tersebut menimbulkan masalah di masyarakat. “Misalnya di kelurahan A, warga yang berhak mendapat bantuan adalah 1000 orang, tapi bantuan yang turun hanya sebanyak 500. Nah hal ini akan menjadi masalah baru, jika tidak segera diselesaikan dengan baik, apalagi pada saat PSBB seperti ini,” imbuhnya.

Dia menambahkan, alokasi anggaran penanggulangan yang tepat guna dan tepat sasaran ini cukup penting, sebab jika kebijakan dari pemerintah daerah tidak sesuai, maka akan menimbulkan masalah sosial dan ekonomi di masyarakat. “Dengan diterapkannya PSBB, maka jelas pergerakan masyarakat akan sangat terbatas. Sehingga Pemerintah Daerah di Malang Raya harus betul-betul bijak dan tepat dalam mengalokasikan anggaran, termasuk tepat dalam memberikan bantuan,” tegasnya.

Karena itu, Sri Untari berharap peran serta seluruh elemen masyarakat dalam melakukan pengawasan pemberian bantuan dari pemerintah ini, cukup penting sebagai upaya agar alokasi anggaran dan pemberian bantuan tepat sasaran, dan tidak menimbulkan masalah baru. “Yang jelas kita tidak ingin mendengar lagi ada warga yang mengeluh, karena tidak mendapat bantuan padahal dia berhak. Termasuk jangan sampai ada kisruh pemberian bantuan karena jumlahnya tidak sesuai,” terangnya.

Pihaknya menyampakan banyak terima kasih kepada TNI-Polri, dan seluruh relawan yang sudah bekerja keras untuk mendukung jalannya PSBB. “Terima kasih kepada anggota TNI-Polri, dan seluruh relawan semoga perjuangan dalam mencegah penularan Covid 19, menjadi ladang amal yang mulya di Bulan Ramadhan ini,” pungkasnya. (rhd)

Tinggalkan Balasan