Walikota Malang Sutiaji, Kapolresta Kota Malang Leo Simarmata dan Dandim 0833 Tommy Anderson, tim gabungan menyisir sepanjang kawasan Pecinan. Tak sekadar menghimbau, langsung diikuti penutupan tempat usaha.
“Kita tak boleh main-main dengan bahaya Corona. Hingga Jumat (22/5/2020), pasien positif sudah berjumlah 30 orang. Dan yang cukup memprihatinkan, hari ini terkabarkan 1 pasien positif meninggal. Jadi ayo kita semua mengikhlaskan diri untuk tidak bergerumbul, berkelompok, berhimpun di keramaian. Kita di rumah saja,” seru Walikota Sutiaji.

Kota malang, SERU.co.id – Tak mau berkompromi dengan resiko, Pemkot Malang, Polresta Malang dan Kodim 0833 Kota Malang, melakukan penertiban pusat/kawasan perdagangan di sekitar jalan Mgr Suryo Pranoto dan Agus Salim, atau yang populer dengan nama kawasan Pecinan, Jum’at (22/5/2020).

Sementara Kapolresta Kota Malang, Leo Simarmata, menegaskan, setiap kerumunan adalah potensi. Karena diluar jual sembako dan apotik (obat-obatan), maka semua jenis perniagaan di pusat perdagangan harus tutup. Pecinan adalah pusat perdagangan, maka menjadi perhatian kita, dan kita tutup,” tegas Leo Simarmata

Opsgab PSBB turun ke kawasan Pecinan. (ist)

.

Ditambahkan Dandim 0833, Tommy Anderson, menegaskan, jangan biarkan dokter dan nakes merasa berjuang sendiri, hanya karena kita egois tetap saja beraktifitas dalam kerumunan dan tidak menggunakan masker. Operasi spontan dalam pantauan membuat para pelaku niaga yang masih buka menjadi kelabakan. “Kita bersyukur, mereka memahami dan mau menutup,” tegas Tommy. (rhd)

Tinggalkan Balasan