Sampang, SERU.co.id – Orang Dalam Resiko (ODR) dan Orang Dalam Pemantauan (ODP) Di Kabupaten Sampang, Jawa Timur terus bertambah. Merespon hal itu, sebagai upaya menekan penyebaran Covid-19, tim gabungan Pemkab Sampang melakukan penyemprotan disinfektan di seluruh tempat, Senin (23/3/2020).

Tim gabungan yang terdiri dari Dinkes, Polri, TNI, BPBD, Diskominfo, PMI, dan relawan, melakukan penyemprotan disinfektan di seluruh tempat keramaian, seperti terminal, pasar, perkantoran dan tempat lainnya.

“Data per 23 Maret 2020, suspect terjangkit virus Covid-19 atau corona berjumlah 720 orang, terdiri ODR 702 orang dan 18 ODP orang di Sampang,” terang Sekretaris Dinkes Sampang, Asrul Sani, kepada SERU.co.id, Senin (23/3/2020).

Masyarakat yang terjangkit ODR dan ODP, lanjut Asrul, dalam pengawasan dan pemeriksaan selama 14 hari. “Selama waktu 14 hari tidak terjadi apa-apa, maka orang itu dinyatakan bebas dari virus corona atau dinyatakan sehat. Sebaliknya, jika mereka menimbulkan gejala,  maka dari ODR dan ODP menjadi status Pasien Dalam Pemantauan (PDP),” ucapnya.

Asrul menambahkan, peningkatan jumlah ODR dan ODP, disebabkan banyak masyarakat Sampang kerap keluar ke daerah yang terkontaminasi virus corona. “Masyarakat sering berkelompok. Sehingga, penularan virus corona cepat menyebar,” imbuhnya.

Upaya pencegahan penularan virus corana agar tidak meluas, petugas gabungan memberikan sosialisasi terhadap masyarakat agar tidak berinteraksi berkelompok. “Jika tidak mempunyai kepentingan yang mendesak, jangan keluar rumah. Tak lupa hindari keramaian serta berperilaku sehat,” tutup Asrul. (roz/rhd)

Tinggalkan Balasan