Wisata Dan Kuliner

Jok Gerbong KA Mutiara Selatan Kini Lebih Lembut

Penumpang KAI serasa dimanjakan ketika berada dalam gerbong baru KA Mutiara Selatan. (rhd)



Kota Malang, SERU– Terhitung 1 April 2019 lalu, PT KAI memperkenalkan perubahan rangkaian gerbong kereta KA Mutiara Selatan relasi Malang – Surabaya Gubeng – Bandung/pp dengan mengganti sarana gerbong kereta baru jenis Stainless Steel (SS) buatan PT INKA. Rangkaian KA Mutiara Selatan ini berubah menjadi 3 gerbong Kereta Eksekutif jenis SS, 4 gerbong Kereta Ekonomi jenis SS, dan 1 gerbong Kereta Makan plus pembangkit listrik, dengan daya tampung meningkat jadi 470 tempat duduk.

            Sebelumnya, rangkaian KA Mutiara Selatan terdiri dari 3 gerbong Kereta Eksekutif, 4 gerbong Kereta Bisnis dan 1 gerbong Kereta Makan plus pembangkit listrik dengan daya tampung 406 tempat duduk tiap gerbong. “Harapannya, pergantian rangkaian gerbong kereta jenis baru dari INKA ini, bisa semakin meningkatkan okupansi penumpang KA Mutiara Selatan. Tercatat pada 2017, volume penumpang KA Mutiara Selatan mencapai 241.670 penumpang, kemudian tahun 2018 meningkat 18 persen menjadi 285.251 penumpang,” jelas Executive Vice President PT KAI Daop 8 Surabaya, Suryawan Putra Hia, dalam keterangan resminya.

            Beragam fasilitas baru dapat ditemukan dalam gerbong kereta baru di KA Mutiara Selatan ini, di antaranya bodi rangkaian berbahan Stainless Steel Bahan yang lebih tahan karat dan cat stripping yang minimalis, dimana sebelumnya berbahan mild steel; Jumlah toilet duduk ada dua pada masing-masing gerbong yang terletak bersebelahan dilengkapi indikator kosong atau ada orang; Kursi penumpang memiliki jok lembut dan sandaran lebih fleksibel, dilengkapi lampu tidur dan baca, meja mini yang bisa dilipat di sandaran tangan, serta bagasi kabin dengan pembatas untuk tiap-tiap penumpang.

            Selain itu, kebutuhan multimedia dengan 4 buah layar monitor 32 inci dan 19 inci di setiap gerbong; Audio jack earphone/headset di setiap tempat duduk untuk mendengarkan tayangan TV; Smoke-detector dan mushola luas dalam restorasi KAI dilengkapi sarung, mukena, dan cermin; CCTV untuk keselamatan dan keamanan penumpang. “Peningkatan sarana ini semata demi peningkatan layanan PT. KAI kepada pelanggan setia kereta api,” terang Manager Humas PT KAI Daop 8 Surabaya, Suprapto.

            Adapun jadwal KA Mutiara Selatan relasi Malang – Surabaya Gubeng – Bandung (KA 111), yaitu  Malang berangkat 16:30 WIB – datang Gubeng 18.30 WIB. Dilanjutkan Gubeng berangkat 19.00 WIB – datang Bandung 08.33 WIB. Sementara itu jadwal KA Mutiara Selatan relasi Bandung – Surabaya Gubeng – Malang (KA 112), yaitu Bandung berangkat 16.50 WIB – datang Gubeng 06.24 WIB. Selanjutnya Gubeng berangkat 07.20 WIB – datang Malang 09.38 WIB. (rhd/ono)

Share:
%d bloggers like this: